Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan agar pelayanan publik di tingkat desa tetap berjalan optimal, termasuk saat terjadi masa transisi kepemimpinan. Penjabat (Pj) kepala desa diminta tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga hadir langsung melayani kebutuhan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat melantik tiga Pj kepala desa di Gedung PKK Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (7/5/2026). Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Pj kepala desa memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas pelayanan pemerintahan desa agar warga tetap memperoleh layanan maksimal.
“Saya tidak ingin ada kekosongan pelayanan. Masyarakat harus tetap mendapatkan pelayanan yang baik meskipun berada dalam masa transisi pemerintahan desa,” ujar Indah.
Selain pelayanan publik, Indah juga menyoroti pentingnya tata kelola dana desa yang transparan dan akuntabel. Ia meminta para Pj kepala desa yang baru dilantik mengelola keuangan desa secara disiplin dan sesuai aturan yang berlaku.
Pemerintah daerah turut mendorong penerapan sistem transaksi non tunai dalam pengelolaan anggaran desa. Langkah ini diarahkan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan serta meningkatkan transparansi penggunaan dana publik.
“Penggunaan anggaran desa harus dilakukan secara disiplin, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Indah, dana desa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, ia meminta agar anggaran difokuskan pada kebutuhan riil warga, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, hingga penguatan ekonomi masyarakat desa.
Indah juga menekankan pentingnya komunikasi kepala desa dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ketua RT dan RW. Ia menilai keberhasilan kepemimpinan desa tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan birokrasi, tetapi juga dari kedekatan dan keharmonisan dengan warga.
“Seorang pemimpin desa harus memiliki jiwa melayani dan mampu hadir di tengah masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Indah turut menyoroti peran Tim Penggerak PKK desa dalam mendukung pembangunan sosial. Ketua TP PKK desa diharapkan aktif menjalankan program pencegahan stunting, edukasi kesehatan keluarga, serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Pelantikan Pj kepala desa tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang lebih partisipatif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Pemerintah berharap kepemimpinan baru di tingkat desa dapat menjaga kualitas layanan publik sekaligus mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.