Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperkuat arah pembangunan daerah melalui penataan ruang yang terencana dan berkelanjutan. Komitmen ini ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dalam rapat koordinasi lintas sektor pembahasan rancangan peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Tribrata Convention Center, Darmawangsa Raya, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Ela didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Rustam Effendi, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam penyusunan dan sinkronisasi tata ruang wilayah.
Rapat koordinasi lintas sektor ini menjadi bagian dari proses harmonisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebelum rancangan peraturan daerah RTRW ditetapkan. Pembahasan dilakukan bersama kementerian dan lembaga teknis untuk memastikan kebijakan tata ruang daerah selaras dengan program strategis nasional, provinsi, serta kebutuhan pembangunan jangka panjang di Lampung Timur.
Sejumlah aspek strategis turut dibahas, mulai dari penataan kawasan pertanian, permukiman, infrastruktur, kawasan industri, hingga perlindungan lingkungan hidup dan wilayah rawan bencana. Sinkronisasi dinilai penting untuk memberikan kepastian arah pembangunan serta mencegah tumpang tindih kebijakan di kemudian hari.
Ela menegaskan RTRW tidak hanya menjadi dokumen administratif, melainkan peta besar pembangunan yang akan menentukan wajah Lampung Timur dalam jangka panjang. Ia menyebut tata ruang yang baik dapat berdampak pada percepatan pembangunan, peningkatan investasi, kemudahan perizinan, hingga kesejahteraan masyarakat.
“RTRW ini menjadi dasar utama pembangunan daerah. Karena itu, penyusunannya harus benar-benar matang, sinkron dengan pemerintah pusat, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan daerah ke depan,” ujar Ela.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar potensi daerah dapat diakomodasi secara maksimal tanpa mengabaikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Melalui pembahasan RTRW yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap pembangunan ke depan berjalan lebih efektif, terintegrasi, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.