Bupati Karawang Pastikan Pembangunan Kopdes Merah Putih Sesuai Tata Ruang dan Bukan di Lahan Sawah

Bupati Karawang Pastikan Pembangunan Kopdes Merah Putih Sesuai Tata Ruang dan Bukan di Lahan Sawah

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh memastikan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Karawang tidak menyalahi aturan tata ruang. Ia menyatakan seluruh lokasi pembangunan telah disesuaikan dengan peruntukannya.

Aep menegaskan tidak ada Kopdes Merah Putih yang dibangun di area persawahan maupun kawasan perbukitan. Pernyataan itu disampaikan saat ia mendampingi tim uji petik Agrinas bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI dalam peninjauan kesiapan pembangunan Kopdes Merah Putih di Karawang, Selasa (14/7).

Menurut Aep, Karawang menjadi salah satu daerah yang dipilih pemerintah pusat sebagai lokasi uji petik nasional program Kopdes Merah Putih. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi RI untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, pembangunan Kopdes Merah Putih di Kabupaten Karawang sesuai kebutuhan masyarakat. Tidak ada yang dibangun di lokasi yang tidak semestinya, seperti di sawah ataupun kawasan perbukitan. Insyaallah semuanya sudah clear,” ujar Aep.

Ia menjelaskan, setelah tahap peninjauan, pemerintah pusat akan melakukan verifikasi lapangan untuk mencocokkan dokumen administrasi dengan kondisi sebenarnya di lokasi pembangunan. Pemerintah Kabupaten Karawang, kata dia, siap memenuhi seluruh persyaratan agar program berjalan lancar.

Aep menambahkan, apabila masih terdapat dokumen yang perlu dilengkapi, pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Kami siap mendukung proses verifikasi. Kalau ada dokumen yang perlu disempurnakan, akan langsung kami lengkapi agar pembangunan Kopdes Merah Putih berjalan sesuai target,” katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Karawang, progres pembangunan Kopdes Merah Putih terus menunjukkan perkembangan. Saat ini sekitar 18 persen pembangunan telah selesai, sementara 26 persen masih dalam tahap pengerjaan. Adapun sisanya disebut sudah masuk tahap perencanaan dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.