BPJS Kesehatan menegaskan informasi yang beredar di media sosial terkait tautan pendaftaran peralihan BPJS Kesehatan mandiri menjadi “gratis” adalah tidak benar. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyatakan tautan tersebut merupakan hoaks sekaligus bentuk penipuan.
“Ini hoaks dan penipuan. Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut,” kata Rizzky Anugerah.
Ia mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. Untuk pertanyaan maupun keluhan seputar layanan BPJS Kesehatan, masyarakat diminta menggunakan kanal resmi, yakni Care Center 165, aplikasi Mobile JKN, serta layanan Pandawa (Pelayanan Melalui WA) di nomor 08118165165.
Peringatan serupa juga disampaikan BPJS Kesehatan melalui akun Instagram resmi @bpjskesehatan_ri pada 10 Januari 2025. Dalam unggahannya, BPJS Kesehatan mengingatkan agar publik waspada terhadap informasi pengalihan BPJS mandiri ke gratis yang diklaim cukup dengan mengklik tautan, karena berpotensi merupakan penipuan.
Di sisi lain, perpindahan segmen kepesertaan dari BPJS Mandiri ke PBI (Penerima Bantuan Iuran) memang dapat diajukan secara online melalui kanal resmi. Secara umum, prosedurnya mencakup persiapan dokumen dalam format digital, mengakses website resmi BPJS Kesehatan atau aplikasi Mobile JKN, login menggunakan nomor kartu dan kata sandi, memilih menu pengajuan perpindahan kepesertaan, mengisi formulir, mengunggah dokumen pendukung, menunggu proses verifikasi, hingga menerima konfirmasi status pengajuan melalui email atau SMS.
BPJS Kesehatan mengingatkan bahwa proses verifikasi dan persetujuan tetap memerlukan waktu, bergantung pada kelengkapan dokumen serta kesesuaian data dengan kriteria yang ditetapkan. Masyarakat disarankan memastikan seluruh pengurusan dilakukan melalui saluran resmi dan tidak mengikuti tautan yang beredar dari sumber tidak jelas.