Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyatakan bonus bagi atlet ASEAN Para Games mulai ditransfer hari ini. Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan BRI, dengan skema transfer langsung ke rekening masing-masing atlet penerima.
Erick menegaskan mekanisme tersebut merupakan upaya memastikan penyaluran bonus berjalan transparan, cepat, dan tepat sasaran, sesuai mandat Presiden Prabowo Subianto. “Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh dana bonus ini ditransfer langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ke rekening masing-masing atlet, sehingga dapat diterima secara cepat, transparan, dan tepat sasaran,” kata Erick dalam keterangan resmi Kemenpora.
Selain penyaluran bonus, kolaborasi ini juga mencakup pendampingan literasi serta perencanaan keuangan bagi atlet. Erick berharap para atlet dapat mengelola bonus dengan baik, memiliki tabungan, dan menjaga keamanan finansial untuk masa depan.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus berprestasi,” ujar Erick.
Pemerintah menyetarakan besaran bonus atlet Para Games dengan SEA Games. Untuk peraih medali emas nomor perorangan, bonus ditetapkan sebesar Rp1 miliar. Peraih medali emas nomor ganda menerima Rp800 juta, sedangkan medali emas nomor beregu sebesar Rp500 juta.
Bonus juga diberikan kepada pelatih, dengan rincian Rp300 juta untuk pelatih nomor perorangan dan ganda, serta Rp400 juta untuk pelatih nomor beregu.
Erick turut menyampaikan apresiasi kepada para atlet atas perjuangan mereka membawa nama Indonesia. “Untuk para atlet Indonesia, kalian adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan, pantang menyerah, tidak pernah mengeluh dan selalu berjuang demi mengharumkan nama Indonesia. Terima kasih, para atlet, dari kami, bangsa Indonesia,” ujarnya.

