Badak LNG menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Kota Bontang pada Senin (4/5/2026) di Gedung Utama Badak LNG. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk menyelaraskan program perusahaan dengan aspirasi masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi yang terbuka dan transparan.
Kunjungan dipimpin Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto. Dalam pertemuan itu, Komisi A menyampaikan sejumlah aspirasi yang dihimpun melalui kegiatan reses, di antaranya terkait akses informasi rekrutmen tenaga kerja, pelaporan ketenagakerjaan, serta optimalisasi program pemberdayaan masyarakat.
Senior Manager Human Capital Badak LNG, Ravito Karismael, menyatakan perusahaan menyambut masukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Badak LNG secara rutin menjalankan kewajiban pelaporan ketenagakerjaan setiap bulan kepada instansi terkait sesuai regulasi yang berlaku.
Ravito juga menanggapi isu pemutusan hubungan kerja. Menurutnya, mayoritas kondisi tersebut dipengaruhi faktor alami, seperti pekerja yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP). Sementara itu, jumlah pekerja yang mengundurkan diri disebut sangat kecil, yakni di bawah 1 persen.
Terkait mekanisme rekrutmen, Badak LNG menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka melalui satu pintu, yakni Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang. Disnaker terlibat sejak tahap pendaftaran hingga wawancara, yang disebut sebagai upaya memastikan kesempatan yang adil bagi masyarakat sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.
Selain rekrutmen, Ravito menyampaikan perusahaan memiliki program magang berskala cukup besar, seperti Management Trainee D3 dan Graduate Development Program. Program tersebut disebut sebagai investasi sumber daya manusia jangka panjang bagi pemuda daerah.
Badak LNG juga memaparkan kontribusi lain dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di Bontang, di antaranya pelatihan dan sertifikasi scaffolding serta pengelasan, hingga program beasiswa seperti BESCA (Badak LNG Excellence Scholarship) dan LNG Academy.
Dalam pertemuan itu, disampaikan pula bahwa program-program tersebut mendukung Pemerintah Kota Bontang meraih penghargaan Terbaik 1 Tingkat Kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan, khususnya pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran.
Komisi A DPRD Bontang menyampaikan apresiasi atas program-program yang telah berjalan. Namun, Heri menilai kendala di lapangan lebih banyak dipengaruhi distribusi informasi kepada publik.
“Bukan berarti perusahaan tidak berkontribusi. Faktanya ada andil dari perusahaan, hanya saja mungkin belum terpublikasi dengan baik, sehingga masyarakat kurang mendapatkan informasi,” ujar Heri.
Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga menjadi sarana validasi atas isu yang berkembang di masyarakat. “Kita sudah dengar langsung dari pihak Perusahaan dan kami juga sudah memvalidasi terkait isu yang ada. Ternyata ada beberapa hal yang keliru dengan komunikasi di masyarakat, mungkin karena kurangnya informasi,” kata Heri.
Melalui pertemuan ini, Badak LNG menyatakan komitmen untuk meningkatkan intensitas publikasi serta menjalin komunikasi rutin agar program pengembangan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran bagi warga di sekitar wilayah operasional.