Babinsa Koramil 02/Tigapanah Dampingi Pembangunan Gedung KDKMP Suka Sipilihen hingga 100 Persen

Babinsa Koramil 02/Tigapanah Dampingi Pembangunan Gedung KDKMP Suka Sipilihen hingga 100 Persen

TIGAPANAH, Karo — Babinsa Koramil 02/Tigapanah Kodim 0205/Tanah Karo, Sertu Esron Kurnia Ginting, melakukan pengawalan dan pendampingan terhadap pembangunan gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo.

Pendampingan dilakukan untuk mendukung keterbukaan informasi dan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Pengawalan tidak hanya mencakup pemantauan pekerjaan fisik dan material di lapangan, tetapi juga menyentuh aspek administrasi serta prosedur kerja.

Dalam laporan perkembangan proyek, pembangunan gedung berukuran 600 meter persegi (30 x 20 meter) disebut telah mencapai 100 persen. Aktivitas di lapangan saat ini berfokus pada tahap finishing dan pembenahan estetika di sekitar bangunan.

Danramil 02/Tigapanah, Kapten Inf Krista Ginting, menyatakan pemantauan berkala terhadap pembangunan sarana publik merupakan bagian dari tanggung jawab aparat teritorial. Ia menegaskan Koramil akan terus memantau setiap tahapan pembangunan yang didampingi Babinsa agar proyek dapat selesai tepat waktu dengan kualitas fisik yang optimal.

Gedung KDKMP Suka Sipilihen dibangun di atas lahan seluas 600 meter persegi yang merupakan aset milik Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Pengerjaannya melibatkan personel TNI, tukang bangunan, dan warga setempat, dengan kepala tukang Dedi Tarigan sebagai penanggung jawab teknis.

Kepala Desa Suka Sipilihen, Alexander Barus, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pekerjaan di lapangan.

Apresiasi juga disampaikan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), warga sekitar, serta Ketua KDKMP Desa Suka Sipilihen Junedi Tarigan bersama pengurus koperasi. Mereka menilai keterlibatan TNI sejak awal hingga tahap akhir menjadi penguat kepercayaan publik terhadap proses pembangunan yang mengedepankan keterbukaan dan kebersamaan.