AVPN, yang disebut sebagai platform dampak sosial terbesar di Asia, mempertemukan filantropis, investor, dan pembuat kebijakan untuk mendorong terciptanya dampak positif melalui berbagai inisiatif, termasuk dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Director Southeast Asia AVPN, Charlie Hartono, mengatakan jaringan AVPN menghubungkan manusia, ide, sumber dana, dan teknologi di seluruh Asia. Ia menyebut AVPN terhubung dengan 700 organisasi yang menjalankan aksi nyata melalui impact investing dalam menghadapi berbagai isu global.
Menurut Charlie, pelaksanaan impact investing antara lain dilakukan melalui pendekatan blended finance, termasuk pemanfaatan dana hibah yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan sosial.
Di Indonesia, pelaksanaan impact investing disebut masih menghadapi tantangan, terutama terkait kesiapan ekosistem. Perbaikan dibutuhkan di sejumlah sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pembahasan mengenai bagaimana impact investing dapat menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan disampaikan dalam dialog Mercy Widjaja bersama Charlie Hartono dalam program Profit, CNBC Indonesia, Selasa (11/08/2026).