Aliansi Mahasiswa dan Warga Demo di Kantor PLN Mamuju, Tuntut Transparansi Program BPBL

Aliansi Mahasiswa dan Warga Demo di Kantor PLN Mamuju, Tuntut Transparansi Program BPBL

Mamuju — Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PLN Mamuju, Rabu (6/5/2026). Aksi ini dipicu ketidakpuasan warga terhadap penyaluran program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dinilai tidak transparan dan berjalan lambat.

Dalam surat pemberitahuan aksi yang ditandatangani Koordinator Lapangan (Korlap) Hasbi Assiddik, massa menyampaikan empat tuntutan kepada PLN. Tuntutan pertama adalah permintaan transparansi data penerima BPBL serta desakan agar dilakukan audit ulang bagi warga yang dinilai layak namun hingga kini belum mendapatkan bantuan.

Tuntutan kedua, massa meminta percepatan pemasangan listrik bagi warga yang sudah terdaftar tanpa penundaan lebih lanjut. Ketiga, aliansi menuntut penerapan standar instalasi sesuai SOP serta penghentian praktik pungutan liar (pungli) dan pengerjaan yang dinilai asal-asalan di lapangan.

Terakhir, massa meminta PLN memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab keterlambatan dan dugaan salah sasaran dalam distribusi program BPBL.

“Listrik adalah hak rakyat, bukan hak istimewa,” tegas Hasbi dalam keterangannya.

Aksi yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA itu diakhiri dengan ultimatum dari koordinator lapangan. Massa mengancam akan mengerahkan jumlah peserta yang lebih besar apabila dalam waktu dekat tidak ada aksi nyata atau respons positif dari PLN Mamuju terhadap tuntutan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih menunggu komitmen tertulis dari jajaran manajemen PLN setempat.