BOJONEGORO — Sebanyak 81 peserta mengikuti seleksi perangkat desa di Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Dalam pelaksanaannya, empat desa menggandeng empat kampus sebagai upaya menjaga transparansi proses seleksi.
Langkah melibatkan perguruan tinggi tersebut dilakukan untuk memperkuat akuntabilitas dan memastikan seleksi berjalan terbuka. Namun, informasi lebih rinci mengenai tahapan seleksi, nama desa, maupun kampus yang terlibat belum disampaikan dalam data yang tersedia.