Waspada Hoaks Lowongan Kerja: Klaim Rekrutmen PLN via WhatsApp hingga Link Dishub 2026 Beredar di Medsos

Waspada Hoaks Lowongan Kerja: Klaim Rekrutmen PLN via WhatsApp hingga Link Dishub 2026 Beredar di Medsos

Informasi lowongan kerja kerap beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat. Namun, masyarakat perlu waspada karena sejumlah unggahan yang mengatasnamakan instansi tertentu ditemukan mengarah pada tautan atau kanal pendaftaran yang patut dicurigai, seperti lewat WhatsApp maupun link di bio akun media sosial.

Sejumlah klaim lowongan kerja yang beredar antara lain mengatasnamakan PT PLN (Persero), Dinas Perhubungan, hingga Kementerian Pertanian. Berikut rangkuman beberapa klaim yang ditelusuri Kanal Cek Fakta Liputan6.com.

Klaim pendaftaran lowongan kerja PLN lewat WhatsApp

Salah satu unggahan di Facebook pada 15 Juni 2026 memuat klaim bahwa lowongan kerja PLN terbuka untuk berbagai posisi dengan penempatan di seluruh Indonesia. Unggahan itu juga menyertakan ajakan mendaftar melalui tautan di bio.

Dalam unggahan tersebut terdapat menu pendaftaran yang, ketika diklik, mengarah ke akun WhatsApp.

Klaim link pendaftaran lowongan kerja Dinas Perhubungan 2026

Unggahan lain di TikTok pada 13 Juni 2026 menampilkan klaim “lowongan resmi Dinas Perhubungan 2026 telah dibuka” untuk lulusan SMA/SMK sederajat hingga D3, D4/S1, dan S2. Konten itu memuat kriteria pelamar serta ajakan mendaftar melalui website yang disebut tersedia di profil.

Unggahan juga disertai poster bertuliskan “Dishub 2026 resmi dibuka” dan sejumlah klaim lain, termasuk “penempatan sesuai domisili” serta “proses seleksi transparan.”

Saat tautan di bio profil diklik, pengguna diarahkan ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.

Klaim lowongan kerja Petugas Sensus Pertanian 2026 dari Kementan

Klaim berikutnya beredar melalui TikTok pada 6 Juni 2026. Unggahan tersebut menyebut adanya rekrutmen Kementerian Pertanian untuk “Petugas Sensus Pertanian 2026” dengan persyaratan usia 19–50 tahun dan lulusan SMA/SMK sederajat. Konten itu juga mencantumkan informasi manfaat, termasuk kisaran gaji, serta mengarahkan pengguna untuk mendaftar lewat tautan di bio.

Unggahan disertai poster yang menampilkan foto Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan menyebut penempatan sesuai daerah masing-masing. Ketika tautan di bio diklik, pengguna diarahkan ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, termasuk nama lengkap dan nomor Telegram.

Tentang Kanal Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com menyatakan Kanal Cek Fakta dibentuk pada 2018 untuk memberikan literasi media dan melawan hoaks. Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook, serta menjadi bagian dari inisiatif cekfakta.com.

Masyarakat yang ingin menyampaikan informasi terkait dugaan hoaks untuk ditelusuri dapat mengirimkan laporan melalui email cekfakta.liputan6@kly.id atau menghubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.