Wali Kota Jambi Resmikan 13 Infrastruktur Layanan Publik di Berbagai Sektor

Wali Kota Jambi Resmikan 13 Infrastruktur Layanan Publik di Berbagai Sektor

Pemerintah Kota Jambi meresmikan 13 infrastruktur layanan publik yang tersebar di sejumlah sektor strategis. Peresmian ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Peresmian dipusatkan di Gedung BPBJAP Kota Jambi pada Senin (5/1/2026) dan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Jambi Maulana, didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha. Dengan penandatanganan tersebut, seluruh infrastruktur dinyatakan siap dioperasikan dan dimanfaatkan masyarakat.

Belasan infrastruktur yang diresmikan mencakup sektor kesehatan, pendidikan, penyediaan air bersih, transportasi, hingga fasilitas perkantoran pemerintahan. Daftar infrastruktur tersebut meliputi Gedung BPBJAP Kota Jambi, Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kantor Lurah Talang Gulo, Kantor Lurah Kenali Asam, Kantor Lurah Pinang Merah, Kantor Lurah Bakung Jaya, Kantor Lurah Simpang Rimbo, serta Kantor Lurah Aur Kenali.

Selain itu, Pemkot Jambi juga meresmikan Booster Pump Bagan Pete beserta pipa inlet dan outlet untuk mendukung distribusi air bersih, SMP Negeri 3 Kota Jambi, Gedung Laboratorium Terpadu RSUD H. Abdul Manap, Gedung Laboratorium Kesehatan Lingkungan, serta Jembatan Jalan Sari Bakti di Kecamatan Alam Barajo.

Dalam sambutannya, Maulana menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Infrastruktur yang baik menjadi penunjang utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini yang terus kami dorong,” kata Maulana.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Jambi ke depan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Di tengah tantangan ekonomi saat ini, PAD harus terus diperkuat. Alhamdulillah, Kota Jambi mampu melampaui target belanja dan pendapatan,” ujarnya.

Maulana juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah dibangun secara optimal untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jambi, Mulyadi, menjelaskan pembangunan 13 infrastruktur tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan anggaran puluhan miliar rupiah. Ia menyebut seluruh proses pembangunan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Kami berharap keberadaan infrastruktur ini benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi,” kata Mulyadi.