Video yang Diklaim Kuwait Kewalahan Cegat Drone Iran Ternyata Rekaman Dampak Ledakan Drone di Israel

Video yang Diklaim Kuwait Kewalahan Cegat Drone Iran Ternyata Rekaman Dampak Ledakan Drone di Israel

Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan Kuwait kewalahan mencegat pesawat nirawak (drone) Iran. Dalam rekaman itu tampak ambulans dengan sirene menyala serta petugas berompi medis berada di jalanan.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan narasi tersebut keliru. Video yang sama ditemukan melalui pencarian balik gambar (reverse image search) menggunakan Google Lens.

Rekaman tersebut tercantum di laman Viory dan diunggah pada Senin (1/6/2026) dengan keterangan bahwa video memperlihatkan ledakan drone di Israel. Dalam keterangan video disebutkan empat warga Israel terluka dalam dugaan serangan drone di Beit Hillel, wilayah Israel utara, pada Minggu (31/5/2026).

Video menampilkan aktivitas petugas darurat, termasuk paramedis David Magen Adom, serta personel militer yang bekerja di lokasi kejadian. Tim medis mengevakuasi korban luka ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat.

Menurut keterangan yang menyertai unggahan tersebut, serangan itu disebut berasal dari drone milik Hezbollah yang membawa muatan bahan peledak.

Di sisi lain, Iran dan Kuwait memang disebut terlibat konflik bersenjata, termasuk laporan bahwa Iran kembali menyerang Kuwait pada Senin (1/6/2026). Berita mengenai klaim Kuwait kewalahan menghadapi serangan drone Iran juga sempat dipublikasikan media lain pada Selasa (2/6/2026), yang menyebut Iran menggempur Kuwait menggunakan drone dan rudal serta Kuwait menilai hal itu sebagai pelanggaran kedaulatan, keamanan, dan hukum internasional.

Meski demikian, video yang beredar di media sosial tidak terkait peristiwa di Kuwait. Berdasarkan penelusuran, rekaman tersebut adalah dampak serangan drone di Israel utara pada Minggu (31/5/2026), bukan situasi di Kuwait.