Media sosial ramai membicarakan video sejumlah kreator konten yang mengaku berbelanja di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dalam video yang beredar, terlihat rak apotek di lokasi tersebut diisi barang seperti sabun cuci piring, serta ada beberapa produk yang disebut tidak bisa dibeli meski sudah dipajang.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, mengatakan pihaknya belum melakukan verifikasi langsung secara mendetail terkait keabsahan video-video yang tersebar luas tersebut. Ia juga menyebut belum meng-cross-check ke lapangan dan belum melihat keseluruhan isi video secara utuh.
Bahtra mengingatkan masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. Menurutnya, arus informasi di platform digital sangat cepat dan rentan terdistorsi, sehingga publik perlu melakukan cek fakta sebelum menarik kesimpulan.
“Terkait informasi adanya konten kreator yang melakukan pembelian di KDMP, saya pribadi belum meng-cross-check langsung ke lapangan. Saya juga belum melihat detail videonya secara utuh. Kita harus melihatnya secara jernih, jangan sampai nanti salah berkomentar, apalagi sekarang media sosial ini arus informasinya berjalan begitu cepat,” ujar Bahtra saat diwawancarai di kompleks parlemen, Kamis (16/7/2026).