Video Pendeta Norman Ambarita Klaim Umumkan Bantuan DAP Australia Disebut Hasil Manipulasi AI

Video Pendeta Norman Ambarita Klaim Umumkan Bantuan DAP Australia Disebut Hasil Manipulasi AI

Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim pendeta bernama Norman Ambarita mengumumkan program bantuan langsung (DAP) dari Pemerintah Australia untuk umat Kristen di Indonesia. Dalam narasi yang menyertai video, bantuan tersebut disebut disalurkan melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen, Kementerian Agama (Kemenag).

Video dengan klaim tersebut ditemukan dibagikan oleh sejumlah akun di Facebook. Unggahan itu disertai keterangan yang menyebut adanya “kabar baik” mengenai bantuan dari Pemerintah Australia bagi umat non-Muslim serta pembangunan 800 gereja di Indonesia.

Berdasarkan penelusuran, Pendeta Norman Ambarita sebelumnya pernah membantah narasi bantuan DAP yang mencatut namanya melalui akun Facebook miliknya. Selain itu, pada akun Facebook tersebut tidak ditemukan konten yang sama seperti video yang beredar.

Untuk memeriksa keaslian video, dilakukan pemeriksaan menggunakan alat deteksi Hive Moderation dan Truth Scan. Hasil identifikasi Hive Moderation menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Sementara itu, Truth Scan juga mendeteksi video tersebut sebagai AI generatif dengan probabilitas 99 persen.

Unggahan yang beredar dinilai mengarah pada penipuan. Sebelumnya, konten manipulasi berbasis AI yang menampilkan figur publik maupun tokoh agama dengan klaim serupa terkait program bantuan DAP dari Pemerintah Australia juga pernah muncul.

Dengan demikian, klaim bahwa Pendeta Norman Ambarita mengumumkan bantuan DAP Australia untuk umat Kristen di Indonesia tidak benar. Video yang beredar merupakan hasil manipulasi dan terdeteksi dibuat menggunakan AI.