Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak masyarakat mendaftar program dana hibah Al Bayti. Dalam narasi yang menyertai video, publik juga diarahkan untuk melakukan pendaftaran melalui nomor WhatsApp yang dicantumkan.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa video tersebut merupakan konten manipulasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Di akun media sosial Saifullah Yusuf tidak ditemukan unggahan yang menampilkan dirinya mengajak masyarakat untuk mendaftar program dana hibah Al Bayti.
Penelusuran melalui Google Search juga menunjukkan bahwa “dana hibah Al Bayti” terindikasi sebagai program penipuan. Sebelumnya, sejumlah hoaks terkait dana hibah tersebut juga dilaporkan telah beredar di media sosial.
Untuk memeriksa keaslian audio dalam video, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan Truth Scan. Hasil pemeriksaan mendeteksi suara Saifullah Yusuf dalam video tersebut dihasilkan AI dengan probabilitas mencapai 99 persen.
Selain itu, penelusuran menggunakan Google Lens menemukan bahwa video tersebut memanipulasi foto Saifullah Yusuf yang berasal dari laman Bisnis.com. Foto itu sebelumnya digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “Gus Ipul Kaji Perluasan Program Bansos untuk Kelas Menengah Terancam”.
Dengan temuan tersebut, video yang mengeklaim Mensos Saifullah Yusuf mengajak masyarakat mendaftar dana hibah Al Bayti dinyatakan hoaks. Masyarakat diimbau waspada terhadap penawaran menarik di media sosial, terutama yang mengarahkan pendaftaran melalui kontak pribadi seperti WhatsApp, karena kerap digunakan sebagai modus penipuan.