Video Klaim Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hibah Rp 1 Miliar Dipastikan Hoaks dan Hasil Manipulasi

Video Klaim Menag Nasaruddin Umar Umumkan Hibah Rp 1 Miliar Dipastikan Hoaks dan Hasil Manipulasi

Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan Menteri Agama Nasaruddin Umar seolah-olah mengumumkan program dana hibah “Al Bayti” dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dengan nilai bantuan disebut mencapai Rp 1 miliar. Dalam video itu, narasi menyebut hibah “resmi dibuka” mulai Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar dan mengajak publik mendaftar melalui tautan yang mengarah ke Messenger pengunggah.

Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Hasil pemeriksaan fakta menyimpulkan video yang menampilkan Nasaruddin Umar itu merupakan konten manipulatif yang dibuat dengan teknologi akal imitasi (AI/deepfake).

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al-Asyhar, membantah keaslian video tersebut. Saat dihubungi pada 26 Maret 2026, ia menegaskan video itu hoaks dan dibuat menggunakan AI. Thobib juga memastikan program hibah negara Arab dalam bentuk Baitul Mal khusus Indonesia seperti yang disebut dalam unggahan tersebut tidak pernah ada, serta meminta masyarakat mewaspadai tawaran bantuan serupa.

Untuk memperkuat verifikasi, dilakukan pemeriksaan visual menggunakan sejumlah alat pendeteksi konten manipulatif. Pada video pertama, analisis Hive Moderation menunjukkan probabilitas deepfake sangat tinggi dengan skor 99,99 persen, sementara Hiya Deepfake Voice Detector menilai keaslian audio hanya 8 dari 100.

Pada video kedua, konten juga teridentifikasi sebagai hasil olahan. Penelusuran menemukan sumber visualnya berasal dari foto karya fotografer Kompas, Totok Wijayanto, yang sebelumnya digunakan dalam artikel berjudul “Wamenag Disebut Terlibat Mengatur Pemenang Tender Al Quran” edisi 28 Januari 2013. Analisis Hive Moderation pada video tersebut menunjukkan skor deepfake 96,2 persen, sementara Hiya Deepfake Voice Detector menilai keaslian audio hanya 1 dari 100.

Adapun pada video ketiga, terlihat tanda air di sudut kanan bawah yang identik dengan chatbot akal imitasi Gemini milik Google, mengindikasikan konten diproduksi menggunakan model tersebut. Penelusuran melalui Google reverse image search juga menguatkan bahwa visual Nasaruddin dalam jas hitam dan dasi biru muda merujuk pada momen serah terima jabatan Menteri Agama periode 2024–2029 di Kantor Pusat Kementerian Agama RI pada 21 Oktober 2024.

Berdasarkan rangkaian temuan tersebut, klaim bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan program dana hibah Al Bayti dari Arab Saudi dan UEA hingga Rp 1 miliar dinyatakan keliru.