Video Hoaks Kian Marak di Media Sosial, Salah Satunya Klaim Menag Umumkan Dana Hibah Arab Saudi

Video Hoaks Kian Marak di Media Sosial, Salah Satunya Klaim Menag Umumkan Dana Hibah Arab Saudi

Peredaran video hoaks di media sosial terus menjadi tantangan, terutama karena kerap dikemas dengan judul sensasional dan visual yang menipu. Konten semacam ini biasanya memanipulasi fakta dan menyebarkan informasi palsu, sehingga berpotensi membuat publik keliru memahami suatu peristiwa.

Di platform media sosial, video hoaks dapat menyebar dengan cepat—sering kali lebih cepat dibandingkan klarifikasi atau bantahan. Kondisi ini membuat masyarakat dituntut lebih waspada dalam membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan.

Tim Cek Fakta Liputan6.com melakukan penelusuran terhadap sejumlah video yang viral. Hasilnya, sebagian konten dinyatakan telah dimanipulasi, bahkan ada yang disebut memanfaatkan teknologi AI.

Salah satu klaim yang ditelusuri adalah video yang menyebut Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan bantuan dana hibah dari Arab Saudi untuk masyarakat Indonesia. Klaim ini diunggah oleh sebuah akun Facebook pada 10 Maret 2026.

Dalam unggahan tersebut, disertakan narasi yang mengarahkan publik untuk mendaftar melalui “sistem elektronik”, disertai tagar seperti #viralhariini, #kementrianagama, #beritaterkini, dan #kerajaanarabsaudi. Video itu juga memuat potongan narasi pidato yang berbunyi: “Assalamualaikum, saya ingin menyampaikan bahwa bantuan dana hibah dari Kerajaan Saudi Arabia resmi dibagikan ke seluruh Indonesia. Bagi yang belum menerimanya silakan daftar diri anda untuk mendapatkan”. Pada postingan itu turut terdapat menu untuk mengirim pesan.

Cek Fakta Liputan6.com kemudian menelusuri kebenaran klaim tersebut sebagai bagian dari rangkaian pemeriksaan terhadap video-video yang beredar luas di media sosial.

Liputan6.com juga menyampaikan Kanal Cek Fakta dibuat sejak 2018 sebagai upaya literasi media untuk membantu masyarakat melawan hoaks. Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook, serta menjadi bagian dari inisiatif cekfakta.com. Liputan6.com menyatakan kerja sama dengan pihak mana pun tidak memengaruhi independensi mereka.

Masyarakat yang ingin melaporkan atau meminta verifikasi informasi terkait hoaks dapat mengirimkannya ke email cekfakta.liputan6@kly.id atau melalui Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.