Video Erdogan Disebut Tolak Salaman dengan Prabowo Ternyata Potongan Lama dan Keluar Konteks

Video Erdogan Disebut Tolak Salaman dengan Prabowo Ternyata Potongan Lama dan Keluar Konteks

Sebuah video yang beredar di media sosial pada pertengahan Mei 2026 memunculkan klaim bahwa Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menolak berjabat tangan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Dalam rekaman itu, Prabowo terlihat mengulurkan tangan saat berjalan bersama Erdogan, namun uluran tersebut tidak dibalas sehingga memicu narasi bahwa Prabowo “ditolak salaman”.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut keliru karena video yang dibagikan tidak disertai konteks yang utuh. Berdasarkan penelusuran menggunakan teknik reverse image search, video tersebut ternyata sudah beredar sejak 2024, ketika Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Video itu identik dengan rekaman yang pernah diunggah di kanal YouTube Kompas.com dan VIVA.CO.ID. Keterangan pada unggahan tersebut menyebutkan, momen dalam video terjadi ketika Erdogan mengantar Prabowo menuju mobil usai pertemuan terbatas di Turkiye pada 30 Juli 2024.

Dalam konteks kejadian itu, Prabowo disebut sempat menolak untuk diantar dan mengulurkan tangan sebagai tanda pamit. Namun, Erdogan tidak menghiraukannya dan tetap mengantar Prabowo menuju mobil. Pada video versi utuh, Prabowo tampak bersalaman dengan Erdogan sebelum masuk ke mobil, dan keduanya juga terlihat berbincang pada momen tersebut.

Pertemuan Prabowo dan Erdogan saat itu membahas upaya kemitraan strategis Indonesia dan Turkiye di bidang pertahanan serta industri pertahanan.

Dengan demikian, video yang diklaim memperlihatkan Erdogan menolak berjabat tangan dengan Prabowo merupakan unggahan yang dipotong dan dibagikan dengan konteks yang keliru. Rekaman tersebut berasal dari peristiwa tahun 2024, bukan kejadian pada 2026, dan dalam versi lengkapnya terlihat keduanya tetap berjabat tangan.