MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah setelah mengikuti entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Kegiatan tersebut digelar secara daring oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan diikuti dari Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (2/4/2026). Rico mengikuti kegiatan itu didampingi Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman serta jajaran pimpinan perangkat daerah.
Dalam arahannya, Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi menyampaikan bahwa pemeriksaan LKPD dilakukan menggunakan pendekatan berbasis risiko (risk-based audit) yang dipadukan dengan teknologi Big Data Analytics untuk meningkatkan kualitas analisis.
Bobby menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan tim pemeriksa agar proses audit berjalan lancar dan optimal. Ia juga menegaskan bahwa BPK tidak berada pada posisi mengkritisi kebijakan, melainkan memastikan turunan kebijakan berupa program dan kegiatan berjalan sesuai aturan.
Selain itu, Bobby menyoroti peran strategis DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar tata kelola keuangan dapat berlangsung transparan dan akuntabel. Ia mengapresiasi upaya pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga transparansi, namun mengingatkan agar seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan segera ditindaklanjuti.
BPK juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme selama proses pemeriksaan berlangsung. Menurut Bobby, audit LKPD bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan momentum untuk memperkuat akuntabilitas sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik.
“Hasil pemeriksaan ini pada prinsipnya untuk mendorong perbaikan pelayanan publik, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, dan penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Medan menilai proses pemeriksaan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

