UIR dan Pinbas MUI Riau Serahkan Timbangan untuk Peron Sawit di Kepenuhan Raya

UIR dan Pinbas MUI Riau Serahkan Timbangan untuk Peron Sawit di Kepenuhan Raya

Universitas Islam Riau (UIR) bersama Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI Riau menyerahkan bantuan timbangan kepada kelompok peron sawit di Desa Kepenuhan Raya, Kabupaten Rokan Hulu, pada Selasa (06/01/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada pelaku usaha peron yang dinilai menerapkan penimbangan kelapa sawit secara jujur dan adil sesuai standar penilaian ekonomi syariah.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIR, Dr. Hj. Daharmi Astuti, Lc., M.A., memimpin kegiatan penyuluhan yang menyertai penyerahan bantuan. Penyuluhan ditujukan untuk memperkuat pemahaman warga mengenai prinsip transaksi yang dapat diterapkan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Kami ingin masyarakat Desa Kepenuhan memahami bagaiamana transaksional ekonomi yang bermuamalah, perencanaan keuangan keluarga, hingga pengembangan inklusi produk halal yang berdampak langsung pada ekonomi rumah tangga,” ujar Daharmi Astuti, dikutip dari laman UIR, Jum'at (23/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula desa itu dihadiri perangkat kecamatan, kepala desa, unsur keamanan, serta tokoh masyarakat. Materi edukasi disampaikan secara bergilir oleh para narasumber.

Adapun materi utama yang dibahas meliputi edukasi prinsip fikih muamalah dalam kehidupan bermasyarakat, strategi perencanaan keuangan keluarga berbasis nilai syariah, serta pengembangan dan inklusi produk halal bagi pelaku usaha lokal. Pada kesempatan yang sama, tim juga menyerahkan bantuan fisik berupa timbangan kepada kelompok peron sawit yang dipilih.

Tim pakar yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Dr. Miftah Syarif, M.Ag, Boy Syamsul Bakhri, S.E., M.Sc, Sadriah Lahamid, S.Ag., M.Sc, Dr. Marhamah, S.Pd., M.Ed, serta Drs. Idris, S.KM.

Menurut Daharmi Astuti, pelaksanaan PkM kali ini dilatarbelakangi tingginya aktivitas perniagaan, kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai sudah cukup baik, serta potensi sumber daya alam yang perlu digarap maksimal dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem. “Dilaksanakannya PkM Tim UIR kali ini dilatar belakangi cukup tinggi nya kegiatan perniagaan, taraf ekonomi masyarakat yang sudah cukup baik dan Sumber Daya Alam (SDA) yang harus di garap dengan maksimal dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekosistem menjadikan sasaran tema-tema sosialisasi diatas kami anggap penting untuk disampaikan,” kata Daharmi Astuti.

Pemberian bantuan timbangan dilakukan setelah proses pemantauan terhadap mekanisme penimbangan Tandan Buah Segar (TBS) yang dilakukan pengelola peron di wilayah Kecamatan Kepenuhan. Akurasi alat ukur disebut menjadi indikator penting dalam penilaian syariah karena ketepatan timbangan dipandang sebagai fondasi keadilan dalam perdagangan kelapa sawit yang menjadi tumpuan hidup masyarakat pedesaan.

Ketua Pinbas MUI Riau, Drs. Idris, S.KM., mendampingi proses validasi kelompok penerima manfaat agar bantuan tersebut dapat mendorong ekosistem usaha halal yang berkelanjutan. Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Kepenuhan bersama perangkat desa menyatakan komitmen untuk mengawal penggunaan timbangan agar transaksi berlangsung transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun ekonomi.

Rangkaian agenda pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa (06/01/2026) hingga Rabu (07/01/2026), dan diikuti warga yang memadati lokasi penyuluhan sejak hari pertama. Dalam catatan kegiatan, standarisasi alat timbang pada sektor perkebunan rakyat dinilai penting untuk meminimalisir kerugian petani akibat potensi penyimpangan takaran dalam rantai perdagangan kelapa sawit.