Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat banjir masih merendam tujuh kecamatan di wilayahnya. Jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar 14.000 kepala keluarga (KK).
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik mengatakan banjir dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi. Selain itu, luapan aliran sungai turut menjadi faktor yang memperparah genangan.
Menurut Taufik, ketinggian air di tujuh kecamatan tersebut bervariasi, mulai dari sekitar 60 sentimeter hingga lebih dari dua meter. Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Gunung Kaler, Kresek, Pasar Kemis, Solear, Cisoka, Jayanti, dan Balaraja.
Taufik menambahkan, sekitar dua persen dari total 14.000 KK terdampak masih mengungsi di posko maupun tempat yang lebih aman. Ia menyebut pendataan masih terus dilakukan karena kondisi cuaca yang berubah-ubah, namun angka sementara menunjukkan dampak telah mencapai kurang lebih 14 ribu KK.
Untuk penanganan jangka pendek, BPBD Kabupaten Tangerang telah mengerahkan personel serta menyiapkan sarana dan prasarana guna membantu warga. Sejumlah peralatan, termasuk mesin penyedot air, telah disalurkan. Dinas Bina Marga juga turut mengirimkan mesin sedot air untuk mempercepat penanganan genangan.

