Tiga Hoaks yang Menyasar Kaesang Pangarep Beredar di Media Sosial

Tiga Hoaks yang Menyasar Kaesang Pangarep Beredar di Media Sosial

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menjadi sasaran sejumlah informasi palsu atau hoaks yang beredar di media sosial. Ragam hoaks tersebut muncul dengan tema berbeda, mulai dari manipulasi foto hingga tangkapan layar artikel yang mengaitkan Kaesang dengan isu Pilpres 2029.

Berikut deretan hoaks yang sempat beredar, sebagaimana ditelusuri dalam sejumlah artikel pemeriksaan fakta.

1. Klaim foto Ahok dan Kaesang memakai jaket PSI

Di Facebook, beredar unggahan pada 15 Juli 2026 yang menampilkan foto Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) duduk bersama Kaesang Pangarep. Keduanya terlihat tersenyum dan mengenakan jaket PSI berwarna merah dengan logo bunga mawar di dada.

Unggahan itu disertai tulisan “Kaya pasangan ini akan menggebrak Indonesia tahun 2029” serta caption “Ini pasangan Ahok selanjutnya”. Klaim tersebut kemudian diperiksa dalam rubrik cek fakta dengan temuan bahwa foto itu merupakan buatan AI.

2. Klaim artikel Jokowi menyebut Gibran-Kaesang akan jadi Presiden-Wapres 2029

Hoaks lain beredar melalui unggahan Facebook pada 17 Januari 2025. Unggahan tersebut menampilkan tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul: “Joko Widodo: Kemungkinan Gibran-Kaesang Presiden Dan Wakil Presiden Tahun 2029 Insya Allah kalau saya Masih Hidup, Ini wasiat Rakyat Harus Saya Perjuangkan”.

Selain menyertakan tangkapan layar, pengunggah juga menambahkan narasi bernada komentar. Klaim mengenai isi artikel tersebut kemudian menjadi bahan pemeriksaan fakta.

3. Klaim artikel Kaesang menyebut banyak rakyat memaksanya jadi presiden

Hoaks berikutnya beredar lewat unggahan Facebook pada 23 September 2025. Unggahan itu menampilkan cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul: “Kaesang: Rakyat Banyak Sekali Yang Memaksa Saya Untuk Jadi Presiden”.

Unggahan tersebut juga disertai narasi tambahan dari akun penyebar. Klaim isi artikel tersebut kemudian ditelusuri melalui pemeriksaan fakta.

Rubrik Cek Fakta Liputan6.com menyatakan kanal ini dibuat untuk membantu literasi media dan melawan penyebaran hoaks. Kanal tersebut aktif sejak 2018 dan menerima laporan informasi yang perlu diverifikasi melalui email cekfakta.liputan6@kly.id, serta menyediakan layanan chatbot WhatsApp di 0811-9787-670.