Tautan “Pengecekan BSU Pangan Tunai 2026” di Facebook Dipastikan Hoaks

Tautan “Pengecekan BSU Pangan Tunai 2026” di Facebook Dipastikan Hoaks

Sebuah unggahan di Facebook dari akun bernama “Arina Ajeng” beredar dengan klaim adanya program “BSU Pangan Tunai 2026” yang disebut memberikan bantuan subsidi upah sebesar Rp1.700.000. Unggahan tersebut juga mengajak warganet mengecek status penerima melalui tautan tertentu, disertai klaim bahwa prosesnya tidak dipungut biaya.

Hingga Senin, 9 Februari 2026, unggahan itu tercatat mengumpulkan 39 tanda suka dan 12 komentar. Informasi tersebut kemudian menyebar luas dan dinilai berpotensi menyesatkan masyarakat.

Berdasarkan penelusuran yang dimuat turnbackhoax.id, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo mengecek klaim tersebut dengan memasukkan kata kunci “BSU pangan tunai 2026” ke mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada pemberitaan resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dipublikasikan pada 7 Januari 2026.

Dalam pemberitaan itu, Kementerian Ketenagakerjaan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi hoaks yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026. Informasi palsu semacam ini umumnya mencantumkan tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi mengarah pada penipuan.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan bahwa program BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Ia menyatakan informasi resmi hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id serta akun media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Adapun penyaluran Bantuan Subsidi Upah terakhir dilakukan pada 2025 dengan jumlah penerima 16.048.472 pekerja atau buruh. Hingga kini, belum ada kebijakan maupun pengumuman resmi terkait BSU 2026. Dengan demikian, unggahan mengenai “pengecekan BSU pangan tunai 2026” dipastikan merupakan konten hoaks atau impostor content.