Tautan Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026 Disebut Hoaks, Warga Diimbau Waspada

Tautan Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026 Disebut Hoaks, Warga Diimbau Waspada

Beredar tautan di media sosial yang diklaim sebagai pendaftaran “Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026”. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan dikategorikan sebagai hoaks yang berpotensi merugikan masyarakat.

Tautan itu ditemukan beredar di Facebook dengan narasi bahwa program undian merupakan bentuk apresiasi dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dalam unggahan tersebut juga disebutkan program dapat diikuti oleh seluruh nasabah aktif pengguna Simpedes, BritAma, dan BRImo.

Berdasarkan penelusuran dari komdigi.go.id, klaim mengenai tautan pendaftaran undian berhadiah BRI 2026 tidak benar. Tautan yang beredar disebut bukan berasal dari kanal resmi milik BRI.

Alih-alih mengarah ke pendaftaran resmi, tautan tersebut justru meminta data pribadi, seperti nomor telepon. Dalam sejumlah kasus, korban kemudian diminta mentransfer sejumlah uang.

Modus tersebut merupakan bentuk penipuan dan phishing yang memanfaatkan nama besar BRI. Pelaku biasanya menargetkan nasabah dengan iming-iming hadiah untuk memperoleh data sensitif.

Untuk memperoleh informasi yang valid, masyarakat dapat merujuk kanal resmi BRI, antara lain Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BankBRI_ID, @promo_BRI, @kontakBRI, TikTok bankbri_id, serta situs resmi BRI.

Dengan demikian, klaim tentang tautan pendaftaran “Gebyar Undian Berhadiah BRI 2026” adalah hoaks. Masyarakat diimbau selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya dan menghindari tautan yang mencurigakan.