Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mengantisipasi rencana perpanjangan jalur MRT dari Lebak Bulus menuju Serpong dengan menyesuaikan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Penyesuaian ini dilakukan agar pengembangan wilayah ke depan dapat terintegrasi dengan sistem transportasi massal.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan, Ade Suprizal, mengatakan penataan ruang menjadi bagian penting untuk mendukung pengembangan kawasan berbasis transportasi publik atau Transit Oriented Development (TOD). Pernyataan itu disampaikan pada Senin (9/3/2026).
Menurut Ade, keberadaan jalur MRT nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan terintegrasi. “Penataan ruang harus mampu mengantisipasi perkembangan transportasi massal agar pembangunan kota tetap terintegrasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep TOD menekankan perancangan kawasan di sekitar jalur transportasi massal agar lebih ramah pejalan kaki, memiliki akses transportasi yang mudah, serta didukung berbagai fasilitas publik dan kawasan hunian yang terintegrasi.
Selain penyesuaian tata ruang, Pemkot Tangsel juga menyiapkan sejumlah program pembangunan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan kota hingga 2027. Di sektor pendidikan, pemerintah merencanakan pembangunan dua sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru, yakni SMP Negeri 27 di bekas SDN Pondok Pucung 03 dan SMP Negeri 28 di bekas SDN Jombang 05. Dengan tambahan tersebut, jumlah SMP negeri di Tangsel ditargetkan mencapai 28 sekolah pada 2027.
Di sektor ruang publik, pemerintah merencanakan pembangunan alun-alun kota di kawasan pusat pemerintahan Tangsel, Kecamatan Ciputat. Area tersebut juga akan dilengkapi dengan perluasan kawasan Masjid Al I’tishom sebagai bagian dari pengembangan ruang komunal.
Pemkot Tangsel juga memasukkan penataan kawasan Islamic Centre Serpong dalam agenda agar kawasan tersebut lebih tertib dan fungsional sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
Sementara itu, di kawasan perkantoran Setu, pemerintah menyiapkan pembangunan sejumlah gedung perkantoran dan fasilitas pelayanan publik, termasuk sarana untuk Pengadilan Negeri.
Pada sektor layanan dasar, pemerintah menargetkan perluasan sambungan rumah air minum perpipaan aman bagi ribuan rumah tangga serta pembangunan septic tank individual guna meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.
Melalui berbagai rencana tersebut, Pemkot Tangsel berharap pertumbuhan kota dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan pengembangan transportasi massal di kawasan Jabodetabek.

