Sundanis Rilis Single “EGP”, Angkat Fenomena Sikap Manis di Depan namun Mencibir di Belakang

Sundanis Rilis Single “EGP”, Angkat Fenomena Sikap Manis di Depan namun Mencibir di Belakang

Rapper asal Bandung, Sundanis, merilis single terbaru berjudul EGP (Emang Gue Pikirin) pada 12 September 2025. Lagu ini menjadi karya perdana Sundanis sejak bergabung dengan label rekaman FloorInc.

Single EGP hadir dalam dua versi, yakni versi solo dan versi duet bersama penyanyi Dev Kamaco. Sejak dirilis, lagu tersebut disebut mendapat sambutan hangat dan telah digunakan dalam lebih dari 52 ribu video di TikTok dalam waktu kurang dari sepekan.

Lewat EGP, Sundanis mengangkat tema yang dekat dengan keseharian, yakni fenomena sosial ketika seseorang bersikap manis di depan, tetapi mencibir di belakang. Menurut Sundanis, sikap masa bodoh menjadi cara yang paling sehat untuk menyikapi situasi semacam itu.

“Rasanya banyak sekali orang yang mengalami hal seperti yang tertuang di lagu ini dan cara untuk menyikapinya adalah dengan bersikap masa bodoh alias EGP (Emang Gue Pikirin),” ujar Sundanis yang memiliki nama lengkap Rudi Supriadi dalam keterangan tertulis.

Meski terdengar ringan, ia menyebut proses kreatif di balik lagu ini cukup intens, meski tergolong cepat. Beat, lirik, hingga rekaman diselesaikan dalam satu hari. “Terbiasa bergerak cepat dalam berkarya membuat aku nggak merasakan hambatan besar dalam menciptakan EGP,” kata Sundanis.

Adapun proses produksi video klip justru memerlukan waktu lebih panjang. Sundanis menjalani syuting video klip di tengah tur konser di luar negeri. “Video klip versi solo diproduksi saat aku sedang tur di Jepang jadi benar-benar memanfaatkan waktu ketika tidak ada jadwal show atau kunjungan ke radio untuk syuting. Semoga lagu ini dan video musiknya akan disukai masyarakat yang menonton,” tambahnya.

Sundanis dikenal melalui gaya khas yang memadukan hiphop dengan dangdut serta penggunaan bahasa Sunda. Namun, pada karya terbarunya ini ia memilih pendekatan musik yang disebut lebih universal, sembari tetap mempertahankan ciri khas agar tetap otentik. Ia mengaku telah mengeksplorasi gaya tersebut sejak 2015 dan merasa nyaman dengan kombinasi yang kini menjadi identitasnya.

Single EGP (Emang Gue Pikirin) kini tersedia di berbagai platform musik digital.