Singapura Berlakukan Aturan Baru: Maskapai Diminta Tolak Penumpang yang Tak Penuhi Syarat Masuk Mulai 30 Januari

Singapura Berlakukan Aturan Baru: Maskapai Diminta Tolak Penumpang yang Tak Penuhi Syarat Masuk Mulai 30 Januari

Pemerintah Singapura menginstruksikan maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk melarang penumpang naik penerbangan menuju negara tersebut mulai 30 Januari apabila mereka melanggar kebijakan keamanan baru.

Otoritas Imigrasi dan Pengendalian Perbatasan Singapura (ICA) menyatakan kebijakan larangan naik pesawat akan berlaku bagi semua maskapai yang terbang ke Singapura. Langkah ini ditujukan untuk mencegah penumpang yang tidak memenuhi persyaratan atau yang dikategorikan sebagai “imigran yang tidak diinginkan” agar tidak dapat melakukan perjalanan sejak dari titik keberangkatan.

Selama ini, penolakan masuk umumnya terjadi setelah pelancong tiba di perbatasan dan diperiksa oleh petugas imigrasi. Namun, ICA menilai aturan baru ini sebagai langkah pencegahan yang lebih awal karena memungkinkan otoritas menyaring penumpang sebelum mereka memasuki wilayah Singapura.

Dalam ketentuan yang dijelaskan ICA, semua pengunjung diwajibkan memiliki kartu masuk elektronik dalam waktu tiga hari sebelum tanggal kunjungan yang direncanakan. ICA akan melakukan penyaringan berdasarkan informasi pada kartu masuk tersebut serta daftar penumpang dari maskapai. Setelah itu, otoritas akan memberi tahu operator penerbangan mengenai penumpang yang dinilai tidak memenuhi syarat untuk masuk, sekaligus menginstruksikan maskapai agar tidak mengizinkan mereka terbang.

ICA menambahkan, penumpang yang ditolak naik oleh maskapai diminta menghubungi ICA melalui halaman Facebook untuk mengajukan permintaan izin masuk sebelum memesan penerbangan baru.

Maskapai yang tidak mematuhi arahan tersebut disebut dapat dikenai denda lebih dari 2 miliar baht dan/atau hukuman penjara hingga enam bulan, sebagaimana dilaporkan Bangkok Post.

Aturan baru ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelancong, terutama bagi mereka yang berasal dari negara yang dianggap berisiko tinggi atau yang mengalami kesulitan memperoleh izin masuk. Pelancong yang berencana mengunjungi Singapura disarankan memastikan seluruh persyaratan masuk telah dipenuhi sebelum penerbangan, termasuk mengirimkan kartu masuk elektronik dalam batas waktu tiga hari sebelum keberangkatan, serta memantau pembaruan dari maskapai secara berkala.

Singapura selama ini menjadi destinasi populer bagi wisatawan Vietnam. Dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 400.000 pengunjung dari Vietnam tercatat datang setiap tahunnya.