Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI melaporkan sejumlah capaian kinerja sepanjang 2025 yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan nasional. Program-program tersebut diarahkan terutama pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta penguatan nilai-nilai kebangsaan, sebagai bagian dari dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045.
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily memaparkan capaian itu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin, 19 Januari 2026. Ia menyampaikan bahwa program Lemhannas diselaraskan dengan Asta Cita, agenda delapan prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ace Hasan menegaskan penguatan SDM berkualitas tetap menjadi salah satu prioritas utama Lemhannas. Pada 2025, lembaga tersebut menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan nasional dan program pengembangan kepemimpinan untuk menyiapkan sekaligus memperkuat calon pemimpin nasional dari berbagai sektor.
Menurut Ace Hasan, pada tahun anggaran 2025 Lemhannas berhasil menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan melampaui rencana awal. Dari target dua angkatan, pelaksanaannya menjadi tiga angkatan. Ia menjelaskan hal itu dilakukan sejalan dengan kebijakan efisiensi pemerintah melalui penataan ulang kurikulum serta penerapan metode pembelajaran hibrida.
Selain pendidikan kepemimpinan, Lemhannas juga menjalankan program penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kesadaran bernegara. Kegiatan yang disebutkan mencakup program konsolidasi nilai kebangsaan, inisiatif pendidikan kewarganegaraan, serta aktivitas sosialisasi yang bertujuan mempromosikan ideologi Pancasila, toleransi, dan harmoni sosial.
Sejumlah inisiatif tersebut dilaksanakan melalui forum edukasi publik dan kegiatan sosialisasi ke kampus yang menyasar mahasiswa serta komunitas akademik. Lemhannas juga menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi para pemimpin daerah. Ace Hasan menyatakan program-program itu dirancang untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai nilai kebangsaan sekaligus memperkuat koordinasi antara pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.
Ia menambahkan, ke depan kegiatan tersebut akan terus mendukung terwujudnya kolaborasi dan kerja sama aktif antarpemimpin daerah dalam mendukung program pemerintah di tingkat nasional maupun daerah.
Untuk 2026, Ace Hasan menyampaikan rencana program kerja Lemhannas disusun sejalan dengan visi pemerintah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Program mendatang akan difokuskan untuk mendukung kedaulatan pangan dan energi, serta penguatan ekonomi yang produktif dan inklusif, sebagai bagian dari upaya memperkokoh ketahanan nasional.

