Sekjen Kemhan Tinjau Seleksi SDM KDKMP dan KNMP di Surabaya, Tekankan Transparansi Rekrutmen Nasional

Sekjen Kemhan Tinjau Seleksi SDM KDKMP dan KNMP di Surabaya, Tekankan Transparansi Rekrutmen Nasional

Surabaya—Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo meninjau pelaksanaan seleksi Mental Ideologi (MI) dan Pemeriksaan Kesehatan Jiwa (Rikkeswa) untuk Pengadaan Sumber Daya Manusia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (SDM KDKMP dan KNMP) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026).

Tri Budi Utomo yang juga Ketua Pelaksana unsur Kementerian Pertahanan dalam Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menyatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi nasional berjalan transparan, objektif, akuntabel, serta sesuai ketentuan. Tahap ini merupakan lanjutan rekrutmen nasional setelah peserta sebelumnya mengikuti Tes Potensi Kognitif dan Kompetensi.

Dari total peserta yang mengikuti tahapan awal, sebanyak 101.158 orang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan seleksi untuk memperebutkan 35.476 posisi jabatan yang tersedia secara nasional.

Dalam keterangannya, Sekjen Kemhan menegaskan komitmen jajaran Kementerian Pertahanan yang tergabung dalam Panselnas untuk menjaga integritas dan kualitas seleksi guna menghasilkan sumber daya manusia terbaik bagi KDKMP dan KNMP. “Seleksi ini dilaksanakan dengan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kami ingin memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama melalui mekanisme seleksi yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya antusiasme generasi muda dan para sarjana di Jawa Timur yang mengikuti seleksi. Menurutnya, banyak peserta berasal dari perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, serta Universitas Jember. Hal tersebut dinilai menunjukkan program KDKMP dan KNMP mendapat perhatian dan kepercayaan dari kalangan akademisi muda sebagai wadah pengabdian.

Sekjen Kemhan turut menekankan pentingnya integritas panitia dan pelaksana di lapangan agar proses seleksi berjalan tertib, lancar, dan bebas dari praktik yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap rekrutmen nasional.

Di Surabaya, seleksi dipusatkan di wilayah Kodam V/Brawijaya dengan jumlah peserta mencapai 12.491 orang. Tahapan MI tertulis dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, sedangkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan wawancara dijadwalkan bertahap pada 21–31 Mei 2026 di sejumlah fasilitas kesehatan dan lokasi seleksi yang telah ditentukan.

Secara nasional, seleksi SDM KDKMP dan KNMP berlangsung serentak mulai 20 Mei 2026 untuk tes MI tertulis dan kesehatan jiwa, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan dan wawancara pada 21–31 Mei 2026, dengan pengecualian libur Idul Adha pada 27 Mei 2026.

Kementerian Pertahanan berharap proses seleksi yang ketat dan terukur ini dapat menghasilkan SDM unggul, berintegritas, serta memiliki kualitas mental dan kesehatan yang baik untuk mendukung pelaksanaan tugas KDKMP dan KNMP ke depan.

Dalam peninjauan tersebut, Sekjen Kemhan didampingi antara lain Kasdam V/Brawijaya, Karoum Setjen Kemhan, Karo Infohan Setjen Kemhan, serta jajaran staf Kodam V/Brawijaya.