Sejumlah Hoaks Menyasar Kepala KSP M Qodari, Ini Tema dan Contoh Klaim yang Beredar

Sejumlah Hoaks Menyasar Kepala KSP M Qodari, Ini Tema dan Contoh Klaim yang Beredar

Sejumlah informasi palsu atau hoaks kembali menyasar Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari. Klaim-klaim tersebut beredar di media sosial dengan beragam tema dan umumnya disebarkan dalam bentuk tangkapan layar artikel.

Salah satu hoaks yang beredar memuat narasi seolah-olah M Qodari memastikan perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 2029 mencapai 49 persen. Konten ini disebut beredar sejak pekan sebelumnya, termasuk unggahan di Facebook pada 20 Februari 2026, dengan judul tangkapan layar: “M Qodari: Memastikan PSI di Tahun 2029 Suara Nya Mencapai 49%, Itu Tidak Bergerak”.

Hoaks lain menampilkan klaim bahwa M Qodari menyebut mantan Presiden Joko Widodo layak mendapat gelar pahlawan karena jasanya melebihi Jenderal Soedirman dan Ahmad Yani. Unggahan semacam ini dilaporkan beredar sejak awal pekan, termasuk posting Facebook pada 3 November 2025, disertai cuplikan judul: “Muhammad Qodari: Joko Widodo Memenuhi Syarat Gelar Pahlawan Jasa Jokowi Melebihi Jenderal Sudirman Dan Ahmad Yani”. Dalam unggahan tersebut, akun penyebar juga menambahkan komentar bernada meragukan dan menghina.

Selain itu, beredar pula konten yang mengklaim M Qodari menyebut Wakil Presiden Gibran memenuhi syarat menjadi nabi. Postingan ini disebut beredar sejak pekan sebelumnya, termasuk unggahan di Facebook pada 30 Maret 2026, dengan judul tangkapan layar: “Kepala Staf Presiden Qodari Sebut Wapres Gibran Memenuhi Syarat Jadi Nabi, Gibran Anak Muda Susah Dicari Yang Seperti Beliau Tidak Ada Sama Sekali”. Unggahan tersebut juga disertai narasi reaksi dari akun yang membagikannya.

Rangkaian contoh di atas menunjukkan bagaimana hoaks dapat dikemas menyerupai pemberitaan dan disebarkan ulang melalui media sosial. Masyarakat diimbau untuk memeriksa kembali kebenaran informasi, termasuk menelusuri sumber asli dan konteksnya, sebelum membagikan konten serupa.