Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Jumat malam (12/2). Sidak yang berlangsung hingga dini hari itu dilakukan untuk menelusuri dugaan pelanggaran tata ruang yang dinilai menjadi salah satu pemicu banjir yang berulang di kawasan tersebut.
Ketua Satgas, Achmad Imam Fauzi, menyatakan banjir yang kerap dialami warga tidak semata-mata disebabkan faktor alam. Menurutnya, terdapat indikasi persoalan pada kebijakan pengembang yang berdampak pada kondisi lingkungan permukiman.
“Ini bukan musibah (takdir), melainkan dampak dari kebijakan pengembang yang bermasalah,” kata Fauzi.
Fauzi menambahkan, Bupati Jember Muhammad Fawait menginstruksikan jajaran Pemkab untuk berpihak kepada warga terdampak. Pemkab menilai kelalaian pengembang tidak dapat dibiarkan terus terjadi.
Sebelumnya, mediasi antara warga dan pengembang telah dilakukan di Gedung DPRD Jember, namun belum menghasilkan solusi konkret. Menanggapi kebuntuan itu, Fauzi menyebut bupati telah melakukan komunikasi lintas sektor guna mempercepat penanganan.
“Gus Bupati menegaskan harus ada langkah cepat. Jika relokasi diperlukan, maka harus ‘nol rupiah’ bagi warga. Itu adalah kewajiban pengembang. Jika tidak diindahkan, kami akan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan,” ujar Fauzi.
Satgas juga berencana melakukan pemanggilan lanjutan terhadap pihak-pihak terkait untuk memastikan kepatuhan teknokratis terhadap aturan tata ruang. Fauzi menyebut bukti pelanggaran sudah terlihat.
“Tugas kami memastikan ketentuannya. Apakah ada pelanggaran? Ya, jelas ada. Masyarakat harus diselamatkan dulu melalui relokasi, dan pengembang yang harus bertanggung jawab,” ucapnya.
Di sisi lain, warga menyambut langkah Satgas tersebut. Salah satu warga berharap kehadiran pemerintah dapat menghadirkan penyelesaian yang nyata agar persoalan banjir segera tuntas.
“Alhamdulillah, Pak Fauzi dan Satgas turun langsung. Kami berharap ada titik temu yang nyata, bukan sekadar janji, agar masalah banjir ini segera tuntas,” kata warga itu.

