Riset Temukan Modus Akun Inautentik Promosikan Situs Judi Online dengan Manipulasi AI

Riset Temukan Modus Akun Inautentik Promosikan Situs Judi Online dengan Manipulasi AI

Maraknya praktik judi online masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Meski pemerintah dan aparat penegak hukum telah melakukan berbagai upaya, sejumlah situs judi tetap terlihat beroperasi dan terus mencari cara untuk menjangkau calon pemain.

Kementerian Komunikasi dan Digital telah melakukan pemblokiran situs judi. Sementara itu, kepolisian juga beberapa kali menggerebek operator situs judi karena aktivitas tersebut ilegal. Namun, promosi situs judi masih ditemukan di berbagai kanal, termasuk media sosial.

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelitian dan menemukan setidaknya 100 admin yang mengiklankan konten untuk mempromosikan situs judi dengan memanfaatkan manipulasi berbasis artificial intelligence (AI).

Dalam riset tersebut, tim mengamati perilaku inautentik dari akun-akun media sosial yang mengunggah konten iklan judi online. Indikasi yang terlihat antara lain minimnya unggahan dan rendahnya interaksi pada akun-akun tersebut.

Perilaku inautentik juga tampak dari penggunaan nama dan profil. Sebagian besar akun yang dipantau memakai foto profil perempuan dengan paras menarik. Menariknya, ada sejumlah akun yang menggambarkan dirinya sebagai dokter perempuan.

Selain itu, beberapa akun menggunakan nama profil yang memberi kesan bukan berasal dari Indonesia. Dari sisi visual, sebagian foto profil diketahui diambil dari situs penyedia gambar seperti Shutterstock dan Pinterest. Riset tersebut juga menemukan penggunaan foto profil hasil rekayasa AI.

Temuan ini menunjukkan bahwa operator situs judi tidak hanya mengandalkan promosi biasa, tetapi juga memanfaatkan akun-akun yang diduga tidak autentik dan materi visual manipulatif untuk memperluas jangkauan iklan di media sosial.