Pusat Keuangan Internasional di Bali Diminta Tak Mengorbankan Tata Ruang dan Keberlanjutan

Pusat Keuangan Internasional di Bali Diminta Tak Mengorbankan Tata Ruang dan Keberlanjutan

Rencana pengembangan pusat keuangan internasional di Bali diingatkan agar tidak mengorbankan tata ruang dan keberlanjutan bagi generasi mendatang. Penekanan ini disampaikan Prof. Rumawan Salain.

Dalam konteks pembangunan, ia menyoroti pentingnya memastikan kebijakan dan pelaksanaan proyek tetap sejalan dengan prinsip penataan ruang serta mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Seruan tersebut menempatkan aspek keberlanjutan sebagai pertimbangan utama, sehingga pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan dan daya dukung wilayah untuk masa depan.