Prabowo: 1.030 SPPG MBG Ditutup karena Tak Penuhi Standar, Masyarakat Diminta Ikut Awasi

Prabowo: 1.030 SPPG MBG Ditutup karena Tak Penuhi Standar, Masyarakat Diminta Ikut Awasi

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menutup ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak memenuhi standar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penutupan dilakukan setelah pengawasan melalui inspeksi mendadak (sidak) oleh tim di lapangan menemukan sejumlah kekurangan.

"Bahwa ada kekurangan ini kita tindak. Saya sudah katakan ada 1000 lebih yang sudah kita tutup," kata Prabowo, Selasa (24/3/2026).

Selain pengawasan internal, Prabowo mengatakan pemerintah juga membuka akses bagi masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program MBG. Ia menyebut orang tua, pihak sekolah, maupun masyarakat sekitar dapat menyampaikan laporan atau komplain terkait pelaksanaan program di lapangan.

"Siapapun boleh cek. Kepala sekolah, orang tua, masyarakat boleh masuk dan komplain," ujar Prabowo.

Prabowo menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program MBG. Ia juga mengkritik budaya pelaporan dari jajaran bawahannya yang dinilai hanya menampilkan hal-hal positif tanpa mencerminkan kondisi sebenarnya.

"Kita harus berani menghadapi realitas," ucapnya.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut sebanyak 1.030 dapur MBG telah ditutup karena tidak memenuhi standar pelayanan. "Kalau dapur tidak memenuhi kriteria, langsung ditutup," tegasnya.