PURWAKARTA — Bagian SDM Polres Purwakarta mengikuti kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 secara virtual, Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya mendorong proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta. Seluruh calon peserta seleksi penerimaan anggota Polri terpadu yang terdata di Pabanrim Polres Purwakarta turut hadir, mencakup jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.
Polres Purwakarta mencatat animo pendaftar sebanyak 134 orang. Rinciannya, untuk Akpol pria sebanyak 6 orang dengan 5 orang terverifikasi, serta Akpol wanita 1 orang dan terverifikasi 1 orang. Pada seleksi Bintara PTU/SPKT, pendaftar pria tercatat 88 orang dengan 77 orang terverifikasi, sedangkan pendaftar wanita 29 orang dengan 20 orang terverifikasi. Untuk Bintara Intel, pendaftar pria 5 orang dengan 4 orang terverifikasi, dan pendaftar wanita 2 orang dengan 1 orang terverifikasi. Pada Bintara Polair, pendaftar pria 1 orang dan terverifikasi 1 orang. Sementara itu, pendaftar Tamtama pria tercatat 2 orang dan belum terverifikasi.
Kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas disebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Para peserta mengikuti prosesi secara khidmat sebagai bentuk komitmen menjalani seleksi dengan jujur dan profesional.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi menyatakan, pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas merupakan wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses rekrutmen yang berkualitas serta bebas dari praktik kecurangan.
“Melalui kegiatan ini, kami menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri harus dilaksanakan secara bersih, transparan, dan akuntabel. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan cara-cara yang tidak benar,” kata Enjang.
Ia menambahkan, Polres Purwakarta berkomitmen mengawal setiap tahapan seleksi secara profesional guna menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, komitmen bersama dalam penerimaan anggota Polri diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan seleksi dan menjadi awal untuk mencetak generasi muda Polri yang unggul.

