Jakarta—Sejumlah foto yang menampilkan sosok pocong di beberapa wilayah Jakarta Timur beredar di media sosial dan memicu keresahan warga. Dalam unggahan yang viral, pocong disebut terlihat di gang permukiman, antara lain di kawasan Ciracas dan Matraman.
Polres Metro Jakarta Timur memastikan informasi terkait “teror pocong” di wilayah tersebut adalah hoaks. Melalui akun Instagram @polresmetrojakartatimur pada Kamis (28/5/2026), kepolisian menyatakan hasil pengecekan di lokasi, pemeriksaan saksi, serta penelusuran rekaman CCTV menunjukkan gambar pocong itu merupakan hasil suntingan.
“Hasil pengecekan petugas di lokasi, pemeriksaan saksi, serta pengecekan CCTV diketahui bahwa gambar pocong tersebut merupakan hasil edit menggunakan Al atau Chat GPt dari foto CCTV lingkungan warga yang kemudian disebarkan ke media sosial hingga menimbulkan keresahan,” tulis Polres Metro Jakarta Timur.
Dalam salah satu video yang beredar, orang tua dari seorang anak yang disebut mengedit foto tersebut menyampaikan permintaan maaf karena tindakannya membuat warga Ciracas resah. “Saya atas nama orang tua minta maaf atas berita yang sudah beredar, karena ketidaktahuan kami jadi anak kami itu mengedit foto ada pocongnya. Itu tidak benar dan hoaks,” ucapnya.
Sementara itu, foto serupa yang diklaim memperlihatkan pocong di wilayah Matraman juga ramai dibicarakan. Namun, Polsek Matraman memastikan gambar yang beredar di Kelurahan Palmeriam merupakan hasil editan dan tidak sesuai fakta. “Informasi viral terkait ‘teror pocong’ di wilayah Kelurahan Palmeriam, Matraman dipastikan HOAX,” tulis kepolisian.
Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.