Rata-rata pengeluaran masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat untuk membeli labu, labu siam, dan labu parang pada 2025 tercatat sebesar Rp234 per kapita per minggu. Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp363 per kapita per minggu.
Dalam kelompok pengeluaran terkait komoditas pangan, lima pos terbesar pengeluaran penduduk di Kotawaringin Barat pada 2025 berturut-turut adalah sayur-sayuran sebesar Rp20.461 per kapita per minggu, cabe rawit Rp3.453 per kapita per minggu, bawang putih Rp2.595 per kapita per minggu, dan bawang merah Rp2.560 per kapita per minggu. Sementara pengeluaran terendah tercatat pada bahan sayur asam/lodeh (paket) sebesar Rp93 per kapita per minggu.
Pengeluaran per kapita merupakan biaya konsumsi seluruh anggota rumah tangga yang dihitung berdasarkan total pengeluaran rumah tangga dibagi jumlah anggota rumah tangga. Dalam penghitungan, pengeluaran ini dikelompokkan menjadi kebutuhan makanan dan bukan makanan.
Pengeluaran konsumsi makanan dihitung dalam periode mingguan, sedangkan konsumsi bukan makanan dihitung dalam periode bulanan serta 12 bulan terakhir. Seluruhnya kemudian dikonversi menjadi pengeluaran rata-rata per bulan. Angka konsumsi atau pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi statistik diperoleh dari pembagian jumlah konsumsi seluruh rumah tangga terhadap jumlah penduduk.
Berdasarkan perbandingan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli labu, labu siam, dan labu parang tertinggi tercatat di Kabupaten Yahukimo, sedangkan yang terendah berada di Kabupaten Nias Barat. Untuk Kotawaringin Barat, nominal pengeluaran komoditas tersebut berada pada urutan 242,5. Adapun rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli labu, labu siam, dan labu parang adalah Rp257 per kapita per minggu.

