Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menggelar apel penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar yang berjualan di atas drainase serta fasilitas umum di Jalan Utama Tungkop, Kopelma Darussalam, Kamis (23/07/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Balai Kota Banda Aceh.
Penertiban tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen Pemko Banda Aceh untuk menciptakan lingkungan kota yang aman, tertib, dan nyaman. Tim terpadu dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari Satpol PP dan WH, Forkopimcam, TNI, Polri, serta dinas terkait.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, mengatakan penertiban dilakukan untuk menata ekosistem perdagangan agar tidak mengganggu fungsi ruang publik dan kelancaran lalu lintas. Ia menyebut pemerintah sebelumnya telah melakukan sosialisasi menggunakan mobil dan meminta pedagang membongkar sendiri lapak yang melanggar aturan.
“Sebelumnya, kami telah melakukan sosialisasi melalui mobil dan meminta para pedagang membongkar sendiri lapak yang melanggar aturan. Namun, ada yang tidak mengindahkan,” ujar Jalaluddin.
Menurutnya, sebagian pedagang telah membongkar lapaknya secara mandiri. Namun, pemerintah akan menertibkan lapak yang masih bertahan. “Nanti kami akan membongkar yang masih bertahan dan tidak mengindahkan aturan yang ada,” katanya.
Jalaluddin juga meminta seluruh personel yang bertugas agar menjalankan penertiban dengan pendekatan humanis dan mengedepankan cara persuasif kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang dikerahkan antara lain 201 personel Satpol PP WH Banda Aceh, 30 personel Satpol PP Provinsi Aceh, 14 personel Dinas Perhubungan, 12 personel kepolisian, 8 personel dari Kodim, 4 personel PM, dan 4 personel latsus.
Dukungan tambahan datang dari 10 personel pemadam kebakaran dengan 1 unit mobil pemadam, 10 personel BPBD, serta 30 personel DLHK3 yang dilengkapi 5 truk angkutan. Dinas PUPR juga mengerahkan 15 personel dengan 5 truk dan 1 unit excavator. Selain itu, Muspika Kecamatan Syiah Kuala dan perangkat Gampong Kopelma Darussalam turut dilibatkan sebanyak 15 orang.