Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung penanganan sejumlah isu sosial di daerah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor Universitas Brawijaya Widodo. Kesepakatan ini menjadi landasan kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.
Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan, kolaborasi difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, terutama untuk memperkuat kemampuan daerah dalam mengelola potensi unggulan. Lamongan memiliki beragam sektor andalan, mulai dari pertanian, perikanan, hingga peternakan, yang pengembangannya dinilai memerlukan dukungan penguatan kapasitas, teknologi, dan pendampingan berbasis akademik.
“Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan, melalui pendidikan, penelitian, yang membawa dampak positif dan nyata untuk masyarakat,” ujar Pak Yes, Minggu (8/2).
Selain pengembangan potensi ekonomi, kerja sama juga diarahkan untuk membantu Pemkab Lamongan mengatasi isu sosial. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan menyebut, salah satu perhatian utama adalah persoalan kemiskinan. Melalui kerja sama ini, Pemkab Lamongan menargetkan penurunan angka kemiskinan sekaligus mengidentifikasi faktor penyebabnya.
“Kerja sama ini ditujukan untuk mencari penyebab dan solusi penyelesaian. Pada permasalahan kemiskinan, di Kabupaten Lamongan terdapat wilayah kecamatan yang besar justru masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi,” kata Nalikan.
Isu lain yang turut menjadi fokus adalah banjir tahunan yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Lamongan. Dengan dukungan kajian akademik dan penelitian terapan, diharapkan dapat dirumuskan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk penanganan banjir, termasuk dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkannya.
Melalui kesepakatan bersama ini, Pemkab Lamongan dan Universitas Brawijaya menyatakan komitmen untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

