Pemasangan Girder Tol Kediri–Tulungagung, Jalan Suparjan Mangun Wijaya Ditutup Sementara

Pemasangan Girder Tol Kediri–Tulungagung, Jalan Suparjan Mangun Wijaya Ditutup Sementara

Pemerintah Kota Kediri menutup total Jalan Suparjan Mangun Wijaya hingga Minggu (26/1) untuk mendukung pemasangan erection girder pada proyek pembangunan jalan tol Kediri–Tulungagung. Selama penutupan, kendaraan umum maupun pribadi tidak diperbolehkan melintas di ruas jalan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, penutupan dimulai sejak Kamis pukul 08.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Minggu pukul 24.00 WIB. Dengan demikian, jalan tersebut ditargetkan sudah dapat dilalui kembali pada Senin pagi.

Meski akses utama ditutup, pengguna jalan masih diperbolehkan melintasi sirip-sirip jalan dengan tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Cholisudin menjelaskan, penutupan ini berdampak pada pengaturan lalu lintas, terutama untuk kendaraan besar seperti bus dan truk. Dinas Perhubungan Kota Kediri menyiapkan rekayasa lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Untuk bus dari arah Tulungagung, kendaraan tetap wajib masuk Terminal Tamanan, kemudian berputar ke arah timur melalui Jalan Yos Sudarso menuju Surabaya. Sementara bus dari arah Surabaya tidak diwajibkan masuk Terminal Tamanan dan dapat langsung melalui Jalan Diponegoro ke arah Ngronggo menuju Tulungagung.

Adapun kendaraan pribadi diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Kawi dan Jalan Veteran. Pengusaha maupun pengguna kendaraan bermuatan besar juga diimbau memperhatikan rute truk yang telah ditentukan sesuai rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.

Dinas Perhubungan juga mengimbau masyarakat yang biasa mengakses bus di sepanjang Jalan Suparjan Mangun Wijaya maupun Jalan Ahmad Dahlan agar sementara berpindah ke kawasan Jalan Yos Sudarso sisi utara selama masa penutupan.

Untuk menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas, tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, serta LMA selaku pelaksana proyek tol akan melakukan patroli dan pengamanan di lapangan.

Pemkot Kediri menegaskan penutupan bersifat tentatif. Jika pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal, jalan akan dibuka kembali lebih awal.