Medan dan Pontianak Catat Polusi Udara Terburuk di Indonesia Pagi Ini

Medan dan Pontianak Catat Polusi Udara Terburuk di Indonesia Pagi Ini

Kualitas udara di Kota Medan, Sumatra Utara, tercatat sebagai yang terburuk di Indonesia pada Kamis (22/1) pagi. Berdasarkan pantauan situs IQAir pada pukul 07.22 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Medan mencapai 158 dan masuk kategori “tidak sehat”.

Dalam kategori tersebut, kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru berisiko lebih cepat mengalami dampak kesehatan. IQAir menyebut, ketika kualitas udara berada pada tingkat “tidak sehat”, masyarakat umum—terutama kelompok sensitif—dapat mulai merasakan efek kesehatan.

IQAir menyarankan masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) beberapa kali mengimbau penggunaan masker, khususnya bagi warga yang berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Selain Medan, Pontianak juga berada pada kategori “tidak sehat” dengan AQI 153. Adapun beberapa kota besar lain berada pada kategori “sedang”. Berikut daftar lima kota besar dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pagi ini:

1) Medan, Sumatra Utara: AQI 158 (tidak sehat)
2) Pontianak, Kalimantan Tengah: AQI 153 (tidak sehat)
3) Jakarta: AQI 89 (sedang)
4) Palangkaraya, Kalimantan Tengah: AQI 88 (sedang)
5) Kota Jambi, Jambi: AQI 82 (sedang)

Di sisi lain, Bogor, Jawa Barat, menjadi kota dengan kualitas udara paling baik pagi ini dengan AQI 33. Badung, Bali, menyusul dengan AQI 44; keduanya masuk kategori “baik”.

Dalam pemantauan global, beberapa kota besar tercatat memiliki kualitas udara paling baik dengan AQI 0, yakni Manila (Filipina), Kabul (Afganistan), dan Amsterdam (Belanda). Auckland (Selandia Baru) berada di urutan berikutnya dengan AQI 6 dan juga masuk kategori “baik”.

Sementara itu, daftar kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk pagi ini dipimpin Lahore, Pakistan, dengan AQI 385 yang masuk kategori “berbahaya”. Kota-kota lain yang termasuk dalam daftar terburuk adalah Delhi (India) dengan AQI 292, Sarajevo (Bosnia Herzegovina) 244, Krakow (Polandia) 213, dan Dhaka (Bangladesh) 212—seluruhnya berada pada kategori “sangat tidak sehat”.

Indeks AQI menggambarkan tingkat konsentrasi polutan udara dan kategorinya. Kategori “baik” berada pada rentang PM2,5 0–50, “sedang” 51–100, “tidak sehat untuk kelompok sensitif” 101–150, “tidak sehat” 151–200, “sangat tidak sehat” 200–299, dan “berbahaya” 300–500. Kualitas udara pada kategori “sangat tidak sehat” dapat merugikan kesehatan pada sebagian populasi yang terpapar, sedangkan kategori “berbahaya” berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius.