Video hoaks menjadi salah satu bentuk disinformasi yang cepat menyebar di tengah derasnya arus informasi digital. Sejumlah konten semacam ini bahkan disebut merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI) atau deepfake, sehingga lebih sulit dikenali dan berpotensi menyesatkan publik.
Situasi tersebut menuntut kewaspadaan lebih tinggi agar masyarakat tidak mudah terprovokasi maupun menjadi korban penipuan. Cek Fakta Liputan6.com mengungkap beberapa video hoaks yang belakangan beredar, di antaranya mengatasnamakan pejabat publik dengan narasi bantuan dana hingga kuis berhadiah.
Klaim video Purbaya umumkan program bantuan dana pensiun
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan program bantuan dana pensiun. Konten itu diunggah oleh salah satu akun Facebook pada 22 Mei 2026.
Dalam video, Purbaya ditampilkan seolah menyampaikan pernyataan: “Program bantuan dana pensiun resmi dibuka ini kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia daftar segera dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan.”
Video tersebut juga memuat teks: “PROGRAM BANTUAN DANA PENSIUN 2026 RESMI DIBUKA!!! Kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia untuk mendapat bantuan dana pensiunan demi menunjang kesejahteraan di masa pensiun. Segera lakukan pendaftaran dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan.”
Unggahan disertai keterangan panjang yang mempromosikan “Program Bantuan Dana Pensiunan 2026”, lengkap dengan poin-poin seperti dukungan dana pensiun, akses layanan kesehatan, bantuan kebutuhan pokok, hingga penghargaan atas jasa pensiunan.
Klaim video Dedi Mulyadi adakan kuis tebak kata berhadiah
Kasus lain yang ditemukan adalah klaim video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengadakan kuis tebak kata dengan hadiah ratusan juta rupiah. Informasi tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook pada 25 Mei 2026.
Unggahan memuat ajakan, “ASSALAMUALAIKUM” dan “SALAM KEBAJIKAN UNTUK KITA SEMUA”, disertai instruksi tebak kata. Pertanyaan yang beredar berbunyi: “Ayo tebak nama pulau yang terletak di timur. P_P_A”.
Dalam narasi yang mengatasnamakan Dedi Mulyadi, disebutkan kuis berhadiah ratusan juta rupiah bagi siapa pun yang bisa menebak jawaban, serta diminta mengirim jawaban dan nomor WhatsApp melalui pesan messenger. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan untuk mengirim pesan.
Klaim video Gibran umumkan bantuan modal usaha
Cek Fakta Liputan6.com juga mendapati klaim video yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan bantuan pemerintah untuk modal usaha. Konten ini diunggah oleh salah satu akun Facebook pada 13 Mei 2026.
Dalam unggahan, narasi menyatakan bantuan “tanpa diundi lagi” dan mengeklaim tersedia uang tunai untuk tunjangan dana bantuan modal usaha. Unggahan tersebut juga mengarahkan penerima untuk menghubungi WhatsApp agar dana disebut bisa langsung ditransfer, serta menyertakan menu kirim pesan.
Caption pada unggahan menyebut: “BANTUAN RESMI UNTUK MEDIA SOSIAL DARI PEMERINTAH UNTUK MEMBUKA USAHA BARU DAN UNTUK TAMBAHAN USAHA ( GIBRAN RAKABUMING RAKA )”.
Rangkaian temuan ini menunjukkan bagaimana video dengan klaim mengatasnamakan tokoh publik dapat digunakan untuk menyebarkan informasi menyesatkan. Karena sebagian konten dapat dibuat tampak meyakinkan, publik diimbau lebih berhati-hati sebelum mempercayai dan membagikan video yang beredar di media sosial.