Mahasiswa UNAIR Latih Pengurus BUMDes Barurejo Kelola Keuangan dengan Spreadsheet Otomatis

Mahasiswa UNAIR Latih Pengurus BUMDes Barurejo Kelola Keuangan dengan Spreadsheet Otomatis

Tim mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) di Desa Barurejo menggelar workshop pelatihan administrasi keuangan bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rejo Makmur. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (21/1/2026) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan melalui tata kelola keuangan yang lebih transparan.

Workshop ini berangkat dari tantangan yang selama ini dihadapi pengelola BUMDes dalam menyusun laporan keuangan yang baku dan akuntabel. Kompleksitas akuntansi disebut menjadi salah satu hambatan utama untuk mewujudkan pencatatan yang efisien serta mudah dipahami.

Dalam pelatihan itu, mahasiswa memperkenalkan sistem pembukuan berbasis Google Spreadsheets yang dirancang agar mudah digunakan oleh orang awam. Melalui sistem tersebut, pengurus BUMDes cukup menginput transaksi harian, sementara Buku Besar, Laporan Laba Rugi, hingga Neraca dapat terisi secara otomatis.

“Kami memahami bahwa akuntansi bisa terasa sangat rumit bagi sebagian orang. Karena itu, kami menyederhanakan logikanya melalui sistem ini. Pengurus cukup fokus mencatat uang masuk dan keluar di sheet Input, lalu biarkan rumus yang bekerja menyusun laporan keuangan secara utuh,” ujar Sevanya, penanggung jawab program kerja.

Kegiatan ini juga disebut sebagai implementasi dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan pencatatan yang rapi dan transparan, BUMDes Rejo Makmur diharapkan dapat berkembang sebagai pilar ekonomi desa yang sehat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Sistem yang diperkenalkan turut dilengkapi fitur Jurnal Penyesuaian otomatis untuk menghitung penyusutan aset inventaris desa. Fitur ini ditujukan agar kekayaan desa dapat tercatat dengan nilai yang dinilai lebih riil dan akurat dari waktu ke waktu.

Workshop dihadiri jajaran inti pengelola BUMDes, antara lain Rekha Stefania selaku Bendahara BUMDes Rejo Makmur, Fauzi Nanang Ahmad selaku Sekretaris BUMDes, dan Sasmita selaku Pengelola Toko BUMDes.

Fauzi menyatakan sistem otomatis tersebut membantu kerja pengelola, terutama karena keterbatasan pengetahuan akuntansi dan proses pencatatan yang sebelumnya masih manual. “Selama ini kami sering kesulitan karena keterbatasan pengetahuan terkait akuntansi dan pengisian selama ini juga masih manual. Dengan template otomatis dari teman-teman mahasiswa BBK 7 ini, harapannya pengerjaan laporan jadi jauh lebih cepat dan akurat,” kata Fauzi.

Melalui workshop ini, mahasiswa berharap BUMDes Rejo Makmur tidak hanya menjadi lebih tertib secara administrasi, tetapi juga siap berkembang menjadi entitas bisnis desa yang profesional, modern, dan berkelanjutan.