Karawang — Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema literasi digital dan edukasi antihoaks di MAN 4 Karawang, Selasa (19/5). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami, memilah, dan memverifikasi informasi yang beredar di media digital.
Program tersebut diikuti 26 siswa kelas XI A dan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi kelompok, studi kasus, praktik cek fakta, hingga pembuatan poster edukasi antihoaks. Dalam kegiatan ini, siswa diajak lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Ketua pelaksana kegiatan, Revalina Rahma Kurnia, menekankan pentingnya literasi digital sebagai keterampilan yang dibutuhkan generasi muda di tengah derasnya arus informasi. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali siswa dengan kemampuan memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya. Harapannya, mereka dapat menjadi pengguna media digital yang lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Karawang, Rabu (3/6).
Dalam sesi materi, peserta diperkenalkan pada berbagai bentuk hoaks yang kerap ditemukan di internet, mulai dari informasi menyesatkan, manipulasi gambar, hingga berita palsu. Para siswa juga mempraktikkan cara melakukan pengecekan fakta menggunakan mesin pencari serta fitur Google Reverse Image untuk memastikan kebenaran suatu informasi.
Di akhir kegiatan, peserta membuat poster antihoaks berisi pesan edukatif tentang pentingnya berpikir kritis sebelum menyebarkan informasi. Kegiatan ini disebut sebagai salah satu upaya menumbuhkan budaya bermedia sosial yang lebih bijak di kalangan pelajar.
Melalui PkM tersebut, mahasiswa UBSI Kampus Karawang berharap siswa MAN 4 Karawang semakin memahami pentingnya literasi digital dan mampu menerapkan kebiasaan cek fakta dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.