Mahasiswa di Sukabumi Gelar Aksi di DPRD, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Tata Kelola

Mahasiswa di Sukabumi Gelar Aksi di DPRD, Desak Transparansi Anggaran dan Perbaikan Tata Kelola

PALABUHANRATU — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menggelar aksi unjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Kompleks Perkantoran Jajaway, Kecamatan Palabuhanratu, Senin (6/4/2026). Mereka menyuarakan tuntutan transparansi anggaran serta perbaikan tata kelola pemerintahan.

Massa aksi berorasi di depan gerbang DPRD sebelum mengikuti audiensi terbuka bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Ferry Supriadi. Audiensi juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, yang hadir meski disebut sedang dalam kondisi sakit.

Koordinator aksi, Fikran Fathunaila Anmadula, menyatakan aliansi tersebut merupakan gabungan mahasiswa lintas kampus di Sukabumi. Mereka menyoroti pelaksanaan reses DPRD yang dinilai sebagai fungsi mendasar lembaga legislatif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Menurut Fikran, sejak audiensi pada 27 Januari lalu, pihaknya belum melihat langkah konkret terkait hal tersebut.

Aliansi juga menyampaikan temuan indikasi ketidaksesuaian dalam sejumlah program, salah satunya pengadaan stiker Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Dinas Sosial. Fikran menyebut, berdasarkan perhitungan kasar yang dilakukan rekan-rekannya, nilai pengadaan dinilai tidak sebesar yang tercantum. Ia juga menyinggung data penerima di lapangan yang menurut mereka belum sepenuhnya terverifikasi.

Selain itu, mereka menyoroti pos anggaran lain yang dianggap janggal. Permohonan data yang diajukan sejak Januari disebut belum memperoleh jawaban yang jelas, sehingga aliansi menilai ada indikasi maladministrasi. Mereka menegaskan tuntutan utamanya adalah keterbukaan data.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Ferry Supriadi menyatakan pihaknya menerima masukan mahasiswa dan berkomitmen menindaklanjuti sesuai mekanisme. Ia mengatakan poin-poin yang disampaikan, termasuk terkait reses, pokok-pokok pikiran, serta program di Dinas Sosial, akan ditampung dan diteruskan.

Ferry menambahkan, DPRD akan menyampaikan hal-hal tersebut kepada dinas terkait untuk pembenahan, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia juga mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali yang tetap datang meski kondisi kesehatannya menurun, dan menyebut Budi sempat diinfus namun tetap hadir sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.