Konser Simfoni Paskah Paroki Kombandaru Angkat Isu Sosial Lewat Teater dan Budaya

Konser Simfoni Paskah Paroki Kombandaru Angkat Isu Sosial Lewat Teater dan Budaya

ENDE — Konser Simfoni Paskah Paroki Kombandaru tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi melalui pendekatan seni teater dan budaya. Pertunjukan ini mengangkat isu sosial yang dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat.

Dalam program OBRAS Pro 2 RRI Ende, Sabtu (28/3/2026), Margaretha Novalina menjelaskan bahwa naskah pertunjukan disusun berdasarkan realitas sosial di sekitar. Cerita yang dibangun menyentuh persoalan keluarga, budaya, serta dinamika kehidupan masyarakat.

Sejumlah tema yang diangkat mencakup tradisi lokal seperti hurumana, serta isu yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Cerita dikemas secara dramatis agar pesan yang disampaikan lebih kuat dan mudah dipahami penonton.

Alur pertunjukan menggambarkan konflik keluarga yang dipengaruhi tekanan budaya dan kondisi ekonomi. Gambaran tersebut disebut mencerminkan situasi nyata yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi unsur musik dan tari turut memperkuat penyampaian pesan. Setiap elemen seni saling melengkapi untuk menghadirkan pengalaman yang emosional bagi penonton.

Keterlibatan anak muda dalam pementasan ini juga menjadi penanda bahwa generasi saat ini mampu menghadirkan karya yang kreatif sekaligus bermakna. Melalui seni, mereka memanfaatkannya sebagai media edukasi sosial.