Klarifikasi: Video yang Disebut Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis vs Maroko Ternyata Rekaman 2022

Klarifikasi: Video yang Disebut Kerusuhan di Paris usai Laga Perancis vs Maroko Ternyata Rekaman 2022

Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan kerusuhan di Paris setelah pertandingan Perancis melawan Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026. Dalam narasi yang menyertai unggahan tersebut, disebutkan Maroko kalah 0-2 dari Perancis.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim itu tidak tepat. Video yang beredar tidak berkaitan dengan pertandingan Perancis vs Maroko pada Piala Dunia 2026.

Video tersebut dibagikan sejumlah akun Facebook dan menampilkan kerusakan fasilitas umum serta beberapa mobil yang terbalik. Setelah dilakukan penelusuran menggunakan teknik reverse image search, rekaman itu diketahui sudah beredar sejak 2022.

Hasil penelusuran menemukan bahwa potongan video yang memperlihatkan mobil-mobil terbalik identik dengan unggahan akun di platform X. Sementara itu, potongan lain yang menunjukkan aksi perusakan fasilitas umum juga identik dengan unggahan akun X lainnya. Kedua video tersebut merekam peristiwa kerusuhan di Paris pada 24 Desember 2022.

Kerusuhan saat itu terjadi di tengah demonstrasi yang memprotes penembakan terhadap tiga anggota komunitas Kurdi oleh seorang pria bersenjata. Dikutip dari Reuters, juru bicara Dewan Demokratik Kurdi di Prancis (CDK-F), Berivan Firat, mengatakan demonstrasi memanas karena adanya provokasi.

Menurut keterangan tersebut, massa disebut terpancing setelah ada orang yang memperlihatkan gestur pro-Turkiye dari kendaraan yang melintas. Kerusuhan mengakibatkan beberapa mobil terbalik dan satu mobil terbakar. Selain itu, jendela sejumlah toko dilaporkan rusak dan terjadi kebakaran kecil di dekat Place de la République.

Dengan demikian, video yang diklaim sebagai kerusuhan di Paris usai laga Perancis vs Maroko merupakan informasi keliru. Rekaman itu adalah dokumentasi kerusuhan di Paris pada 2022, terkait demonstrasi atas penembakan tiga anggota komunitas Kurdi.