Klarifikasi: Video Ledakan yang Diklaim Serangan Iran di Israel Ternyata Insiden Pabrik di Argentina

Klarifikasi: Video Ledakan yang Diklaim Serangan Iran di Israel Ternyata Insiden Pabrik di Argentina

Sebuah video yang memperlihatkan ledakan disertai kebakaran dan kepanikan warga beredar di media sosial. Sejumlah pengguna mengaitkannya dengan serangan Iran di Israel di tengah perang yang disebut terjadi pada Maret 2026.

Namun, hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan video tersebut disebarkan dengan konteks keliru. Unggahan dengan narasi itu ditemukan antara lain di Facebook dan Instagram.

Salah satu unggahan, pada Jumat (20/3/2026), menyebut Iran melancarkan “serangan terberat” di berbagai wilayah Israel dan mengeklaim adanya 1.100 korban tewas. Klaim tersebut disertai video ledakan dan kebakaran.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com menggunakan metode reverse image search, video yang sama ditemukan di akun Facebook Cesar Gomes. Dalam keterangan unggahan, peristiwa itu disebut terjadi di Ezeiza, Argentina, ketika sebuah pesawat kecil menabrak pabrik pengolahan limbah.

Tabrakan tersebut memicu ledakan besar dan kebakaran. Insiden itu terjadi pada 14 November 2025, atau jauh sebelum perang Israel dan Iran yang disebut meletus pada Maret 2026.

Video ledakan tersebut juga diberitakan oleh A24. Dalam laporan itu disebutkan karyawan perusahaan Sinteplast berlari menjauh dari sumber ledakan.

Dengan demikian, video yang beredar bukan merupakan rekaman serangan Iran di Israel, melainkan insiden ledakan dan kebakaran di pabrik pengolahan limbah di Ezeiza, Argentina, akibat pesawat kecil yang menabrak lokasi tersebut pada November 2025.