Klarifikasi Foto Asap Kembang Api Final Piala Dunia 2026: Aslinya Putih, Bukan Biru

Klarifikasi Foto Asap Kembang Api Final Piala Dunia 2026: Aslinya Putih, Bukan Biru

Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara setelah menang 1-0 atas Argentina pada laga final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Seusai pertandingan, upacara penutupan digelar meriah, termasuk atraksi kembang api yang ditembakkan dari atap stadion saat Spanyol mengangkat trofi.

Namun, sebuah foto yang beredar di media sosial menampilkan asap kembang api berwarna biru—warna yang dikaitkan dengan bendera Argentina. Unggahan tersebut memunculkan spekulasi bahwa hasil pertandingan telah “diatur” dan panitia disebut tidak sempat mengganti warna kembang api agar sesuai dengan warna Spanyol.

Narasi itu tersebar melalui sejumlah unggahan di Facebook pada Selasa (21/7/2026). Dalam takarirnya, pengunggah mempertanyakan warna asap kembang api yang dinilai lebih mirip kombinasi “biru muda-putih” Argentina dibanding “merah-kuning” Spanyol, lalu mengaitkannya dengan dugaan juara sudah ditentukan sebelum laga.

Hasil penelusuran menunjukkan foto tersebut bukan dokumentasi asli, melainkan hasil manipulasi. Tim Cek Fakta Kompas.com melacak sumber gambar menggunakan teknik reverse image search dan menemukan bahwa visual yang beredar identik dengan sebuah video dari akun di platform X yang diunggah pada Minggu (20/7/2026).

Dalam rekaman itu, gambar tampak goyang, mengindikasikan video merupakan hasil perekaman kamera ponsel yang diarahkan ke televisi. Di sudut kanan atas juga terlihat logo “Fox+” serta keterangan “vivo” yang berarti siaran langsung dalam bahasa Spanyol.

Dengan demikian, klaim bahwa asap kembang api pada final Piala Dunia 2026 berwarna biru tidak sesuai fakta. Visual yang beredar merupakan hasil edit dari rekaman kamera ponsel, sementara asap kembang api aslinya berwarna putih.